Scroll untuk baca artikel

HeadlineKulturalSuara Jateng

Setelah Menempuh 2.600 Kilometer, 32 Biksu Thudong Khusuk Rayakan Waisak di Candi Borobudur

×

Setelah Menempuh 2.600 Kilometer, 32 Biksu Thudong Khusuk Rayakan Waisak di Candi Borobudur

Sebarkan artikel ini

Dukungan, datang juga dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Hal itu menjadi semangat tersendiri bagi mereka.

“Awalnya mereka tidak kenal. Tapi begitu dikenalkan, mereka merasa bahagia, karena sampai tingkatan gubernur itu dengan rendah hati. Malah ketemu pas istirahat tidak ada janjian. Pak Ganjar merakyat dan mereka terkesan,” imbuhnya.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Seorang pelaku ritual Thudong Bante Kantadammo mengaku terkesan dengan antusiasme yang diberikan oleh masyarakat. Hal itu ia rasakan terutama saat berada di Ambarawa dan Magelang.

Berita Terkait:  DPR Ajak Masyarakat Perkokoh Persaudaraan di Hari Raya Waisak

“Ambarawa dan Magelang sangat luar biasa. Di Ambarawa, kata kepala polisi, yang ramai itu pas tahun baru dan Imlek. Tapi kemarin, pas ada perjalanan Thudong, sambutannya luar biasa,” ucap Bante Kantadammo yang biasa dipanggil Bante Wawan itu

Berita Terkait:  Dari Lonjakan Penumpang Kereta Selama Long Weekend Waisak hingga Rute Favorit

Pria kelahiran Cirebon yang telah enam tahun belajar di Thailand itu mengaku biasa melakukan ritual Thudong. Namun, sambutan yang dilakukan di Indonesia begitu besar.

Ia menyebut, perjalanan dilakukan pada 23 Maret 2023. Melintasi negeri Jiran pada bulan puasa, sambutan tidak mereka rasakan. Namun sesampainya di Bekasi dan Karawang, sambutan mulai banyak.

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca