Scroll untuk baca artikel
HeadlineKulturalSuara Jateng

Setelah Menempuh 2.600 Kilometer, 32 Biksu Thudong Khusuk Rayakan Waisak di Candi Borobudur

×

Setelah Menempuh 2.600 Kilometer, 32 Biksu Thudong Khusuk Rayakan Waisak di Candi Borobudur

Sebarkan artikel ini

“Inilah wajah-wajah Indonesia lama, yang murah senyum, ramah tamah menerima siapapun, tanpa melihat ras maupun aliran. Inilah wajah Indonesia yang pernah hilang, sekarang muncul,” papar Bante Wawan.

Sesampainya di Borobudur, ia dan puluhan Bhikkhu Thudong kemudian melakukan ritual tersendiri.

Advertisement
Scroll untuk terus membaca

“Pada waktu masuk ke Borobudur, kita punya ritual tersendiri untuk umat Buddha. Kita menghayati dan bikkhu yang melakukan perjalanan tudhong mereka keluarkan semua perasaan sampai menangis,” urainya.

Berita Terkait:  Harmonisasi Spiritual di TMII, Pelepasan Biksu Thudong Menuju Borobudur

Bante Wawan berharap, semua pihak menjaga wajah Indonesia seperti sekarang, sebagai negara yang tidak memandang suku, ras dan agama.

“Maka kiranya, dengan menjaga Indonesia damai, maka akan banyak turis yang datang ke Indonesia,” pungkas Bante Wawan. (Sng/hms)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca