“Tujuan kita agar Pemkab Tanjab Barat melalui Dinas Kesehatan Tanjab Barat untuk segera bertindak terkait kelangkaan masker. Serta mensosialisasikan dampak virus corona yang sudah menjadi perhatian dunia saat ini agar Kabupaten Tanjab barat bebas dari virus Corona,” ujar Samsul.
“Dengan demikian tidak menjadi momok di masyarakat jika mereka diberitahu dan pengertian tentang virus tersebut. Terlebih lagi dinkes jangan hanya tutup mata, seolah olah hal yang biasa,” lanjutnya.
Aksi bagi masker ini juga mendapat respon positiv dari warga. Mereka juga memberikan dukungan aksi sebagai bentuk protes terhafap pemerintah lokal yang dinilai kurang tanggap.
“Kami sangat mendukung dan berterimakasih kepada kawan-kawan wartawan yang peduli dengan kesehatan warga. Mengingat saat ini stok masker disetiap apotik sedang kosong, jikapun ada harganya mahal. Sementara wartawan membagikan secara gratis, salut,” ungkap salah satu warga pengguna jalan yang dimintai tanggapannya.










