Suarapena.com, BEKASI – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Ahmadi atau yang akrab disapa Madonk, menekankan pentingnya verifikasi faktual di lapangan terkait kesiapan Kota Bekasi menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Hal itu disampaikannya seusai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi, Kamis (29/1/2026).
Dalam rapat tersebut, Dispora Kota Bekasi menyampaikan target ambisius, yakni menyumbangkan 167 medali emas pada ajang Porprov 2026. Pemerintah Kota Bekasi juga mengusulkan pemberian stimulus atau penghargaan bagi atlet berprestasi berupa reward sebesar Rp 200 juta untuk setiap medali emas, yang rencananya akan dianggarkan pada 2027.
“Tadi Kepala Dinas menyampaikan optimisme bahwa Kota Bekasi bisa menyumbangkan 167 medali emas. Atlet atau cabang olahraga yang meraih emas akan mendapatkan stimulus, reward Rp 200 juta yang akan dianggarkan pada 2027,” kata Madonk.
Ia menjelaskan, target tersebut dinilai realistis karena dalam satu cabang olahraga terdapat banyak nomor pertandingan yang masing-masing memperebutkan medali.
“Dalam satu cabang olahraga bisa ada banyak medali yang diperebutkan. Misalnya satu cabor bisa memperebutkan 11 medali. Jadi, target 167 medali emas itu bisa dicapai dari berbagai cabor,” ujarnya.
Meski demikian, Madonk mengingatkan agar target prestasi tersebut diimbangi dengan kesiapan infrastruktur pendukung, khususnya venue pertandingan. Ia menilai, laporan kesiapan yang disampaikan dalam rapat masih bersifat administratif dan belum menggambarkan kondisi di lapangan.
“Untuk kesiapan venue, tadi belum dibahas secara detail. Laporannya masih di atas kertas. Karena itu, Komisi IV akan memastikan kesiapan tersebut tidak hanya berdasarkan data administratif, tetapi juga melalui pengecekan langsung di lapangan,” tegas politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.
Ia menambahkan, Komisi IV DPRD Kota Bekasi akan melakukan peninjauan langsung ke sejumlah venue yang direncanakan digunakan dalam Porprov 2026. Langkah ini bertujuan memastikan sarana dan prasarana olahraga benar-benar siap sehingga target prestasi yang dicanangkan dapat tercapai.
Persiapan Kota Bekasi sebagai peserta Porprov Jawa Barat 2026, lanjut Madonk, akan terus dipantau secara ketat oleh DPRD, terutama terkait kesiapan infrastruktur dan dukungan bagi atlet. (sp/pr)










