“Juga sistem jaminan kesehatan nasional yang memastikan bahwa seluruh Rakyat Indonesia mendapatkan pelayanan kesehatan yang saat ini diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan, serta alokasi anggaran kesehatan yang tepat sasaran dan tepat manfaat,” papar legislator senayan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar VI Kota Bekasi dan Kota Depok.
Komisi IX DPR RI, lanjut Wenny, dalam menjalankan fungsi anggarannya ikut mencermati dan mempertajam kebijakan Pemerintah dalam mengalokasikan anggaran kesehatan dari APBN.
Sebagai Anggota Komisi IX, perempuan berhijab ini selalu mendukung berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh para mitra Komisi IX. Bentuk kegiatan tersebut salah satunya kegiatan Sosialisasi atau Komunikasi, Informasi dan Edukasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan di Kota Bekasi, yang diselenggarakan bersama untuk melaksanakan program-program kerja mitra dan Komisi IX.
“Seperti yang hari ini kita laksanakan, terselenggara berkat kerjasama antara Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kota Bekasi dan Komisi IX DPR RI,” papar Wenny.
Gerakan Masyarakat Hidup Sehat yang diatur dalam Instruksi Presiden No.1 Tahun 2017 adalah sebuah gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat.
“Aksi atau kegiatan Germas ini juga diikuti dengan memasyarakatkan perilaku hidup bersih, sehat dan dukungan untuk program infrastruktur dengan basis masyarakat,” katanya.
Terlihat hadir sebagai narasumber dalam sosialisasi tersebut Elisabet Sa Pang Sampelo, selaku Ketua Tim Kerja Fasyankes lainnya pada Direktorat Fasyankes di Kementerian Kesehatan RI, dan Neni Nurjanah selaku Administrator Ahli Muda pada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.
Selain itu nampak hadir Ketua Kadin Indonesia Kota Bekasi Huda Sulistio, dan tokoh perempuan Kota Bekasi Sukmawati Sultan.
Selama sosialisasi berjalan, sebanyak 500 peserta dari kalangan pengurus TP PKK, kader Posyandu serta tokoh masyarakat Bekasi Utara yang hadir nampak antusias mendengarkan pemaparan yamg disampaikan para narasumber.
Terlebih lagi kegiatan ini dirangkai dengan dialog interaktif yang dimanfaatkan para peserta untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan mereka terkait pelayanan kesehatan. (Sng)










