Scroll untuk baca artikel

HeadlinePendidikan

STMIK Bina Insani Latih Warga Kelola Pupuk Berbasis Mikro Kontroler

×

STMIK Bina Insani Latih Warga Kelola Pupuk Berbasis Mikro Kontroler

Sebarkan artikel ini
STMIK Bina Insani Latih Warga Kelola Pupuk Berbasis Mikro Kontroler
Dosen dan mahasiswa STMIK Bina Insani dalam program pengabdian kepada masyarakat di Metland Tambun Cluster Fontania, Minggu (8/9/2019).

Selain memberkan inovasi dalam operasional mesin, pihaknya juga memberikan terobosan dalam pengemasan pupuk cair. Dimana sebelumnya warga hanya menempatkan pupuk cair pada sebuah wadah botol air mineral, maka kali ini pupuk cair bisa dikemas dalam wadah yang lebih menarik berupa botol plastik dengan branding yang menarik.

“Jika kemasannya sudah menarik seperti ini maka bisa memberikan nilai tambah untuk bisa dijual secara online. Kita bantu juga untuk pelatihan digital marketing,” kata Fata.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Melalui pelatihan yang diberikan, pihak mitra dan warga juga mendapat pengetahuan tambahan dalam merawat dan menggunakan mesin pencacah dan mesin mixer. Keunggulan pengelolaan sampah dengan mesin ini adalah pengelolaan sampah yang dilakukan lebih cepat dan meningkatkan produksi.

Berita Terkait:  Soal Sampah, Karang Taruna Bendungan Kedatangan Tamu dari Sri Lanka

“Dalam kegiatan ini semuanya terlibat, dosen dan mahasiswa terjun lapangan ke mitra dan masyarakat,” tukasnya.

Di tempat yang sama Sondi Budihardjo selaku Mitra Penilitian PKM STMIK Bina Insani mengaku bertermikasih dengan diberkannya bantuan hibah mesin pencacah sampah. Menurutnya bantuan berupa mesin dan pencacah sampah sangat bermanfaat.

Berita Terkait:  Intan Fauzi Dorong PLN Kelola Sampah Bantar Gebang Jadi Energi

“Kita jadi bisa memanfaatkan sampah seperti daun kering dan sisa makanan yang dikelola menjadi pupuk kompos dan pupuk cair,” kata Sondi.

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca