Scroll untuk baca artikel

Par-Pol

Intan Fauzi Dorong PLN Kelola Sampah Bantar Gebang Jadi Energi

×

Intan Fauzi Dorong PLN Kelola Sampah Bantar Gebang Jadi Energi

Sebarkan artikel ini

Suarapena.com, JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR RI Intan Fauzi mendorong PT PLN (Persero) untuk dapat mengelola sampah yang berada di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang menjadi sumber energi. Ini bertujuan untuk mengurangi volume sampah yang terus bertambah setiap harinya dan mengganggu kesehatan masyarakat sekitar.

Hal tersebut disampaikan Intan dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VI dengan beberapa Direktur Utama BUMN, termasuk Direktur Utama PT PLN (Persero), di Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Rabu (20/9/2023) kemarin.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Saya tahu bahwa PLN ini melakukan pengolahan sampah menjadi energi. Nah sampai sejauh mana untuk Bantar Gebang ini? Karena Bantar Gebang ini termasuk yang besar, bukan TPA dia tapi TPST. Sudah ada katanya (pengelolaan sampah menjadi energi) tapi hanya bisa 2,1 ton, sehingga menurut saya ini harus betul betul menjadi project dari PLN,” ujar Intan.

Berita Terkait:  Jelang Nataru 2025, Komisi VI DPR Minta Perbankan Pastikan Layanan Tetap Lancar

Politisi Fraksi PAN ini menilai bahwa pengelolaan sampah menjadi energi di TPST Bantar Gebang masih belum optimal. Padahal, TPST Bantar Gebang merupakan tempat penampungan sampah terbesar di Indonesia yang menerima sekitar 7.000 ton sampah per hari dari Jakarta dan sekitarnya.

Berita Terkait:  Subsidi BBM Tidak Lagi Buat Ojek Online Dikritik DPR

Intan juga mengatakan bahwa saat ini, lahan kosong di sekitar Bantar Gebang bahkan tidak dapat dimanfaatkan menjadi pemukiman atau fasilitas umum apapun. Sebab, wilayah sekitar TPST Bantar Gebang sendiri dinilai tidak layak secara kesehatan. Untuk itu, pengelolaan sampah menjadi energi diharapkan dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.

“Di Bantar Gebang ini ada lahan kosong saja tidak bisa dibangun, baik itu untuk pemukiman ataupun fasilitas sosial, karena tidak layak, secara kesehatan tidak layak. Jadi kalau memang kemudian ini bisa mengurai masalah sampah menjadi energi, tentu multiplayer efeknya akan panjang juga,” jelasnya. (sp/bia/rdn)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca