Scroll untuk baca artikel
NewsPar-Pol

Tak Hanya Dana RW, Mubakhi Juga Dorong Kenaikan Insentif Kader Posyandu di Bekasi

×

Tak Hanya Dana RW, Mubakhi Juga Dorong Kenaikan Insentif Kader Posyandu di Bekasi

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi Mubakhi angkat suara soal dana RW dan kenaikan insentif kader Posyandu.
Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi Mubakhi angkat suara soal dana RW dan kenaikan insentif kader Posyandu.

Suarapena.com, BEKASI – Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Mubakhi mendorong peningkatan anggaran program Lingkungan RW Bekasi Keren (Lingkar) dari Rp 100 juta menjadi Rp 150 juta per RW. Selain itu, ia juga mendorong kenaikan insentif kader Posyandu sebagai bentuk perhatian terhadap aspirasi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Mubakhi saat menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Rabu (28/10/2026).

Advertisement
Scroll untuk terus membaca

Dalam kesempatan itu, Mubakhi mengapresiasi pemerataan program yang telah menjangkau seluruh RW di wilayah Mustikajaya. Ia berharap program tersebut dapat terus ditingkatkan agar mampu mengakomodasi lebih banyak kebutuhan penataan lingkungan masyarakat.

Berita Terkait:  Munculnya Tiga Nama yang Layak Diusulkan jadi Pj Wali Kota Bekasi, Begini Pandangan Sholihin

“Alhamdulillah, untuk wilayah Mustikajaya program ini sudah merata. Insyaallah, mudah-mudahan ke depan anggarannya bisa ditambah menjadi Rp 150 juta,” ungkap Mubakhi.

Meski demikian, ia mengingatkan agar pelaksanaan program dana RW tetap mengedepankan transparansi dan akuntabilitas. Penggunaan anggaran harus sesuai dengan petunjuk teknis (juknis), sementara laporan pertanggungjawaban (LPJ) wajib disusun secara jelas dan sesuai dengan realisasi kegiatan di lapangan.

Menurutnya, kepatuhan terhadap ketentuan menjadi faktor penting agar pelaksanaan program berjalan tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Komisi I kemarin sudah memanggil Inspektorat dan Tapem Kota Bekasi. Yang penting juknisnya dijalankan, LPJ-nya jelas, dan barangnya ada. Pasti aman,” ujarnya.

Berita Terkait:  Proyek Pembangunan Bekasi 2025 Terancam Molor, DPRD Soroti Progres Masih Minim

Tak hanya berfokus pada penataan lingkungan, Mubakhi juga menyoroti aspirasi masyarakat terkait kenaikan insentif kader Posyandu.

Ia menyebut, persoalan insentif tersebut menjadi salah satu hal yang banyak ditanyakan masyarakat. Karena itu, ia menyatakan akan mendorong agar usulan kenaikan insentif dapat direalisasikan.

“Untuk kenaikan insentif kader Posyandu, insyaallah akan kita dorong. Mudah-mudahan bisa terealisasi,” katanya.

Terakhir, Mubakhi berharap pemerintah Kota Bekasi dapat menindaklanjuti aspirasi masyarakat, baik terkait peningkatan anggaran RW maupun kenaikan insentif kader Posyandu, demi mendukung pembangunan lingkungan dan pelayanan kesehatan masyarakat. (sp/wb)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca