Scroll untuk baca artikel

NewsSuara Jabar

Target 8,7 Juta Wisatawan ke Bandung, Sudah Tembus 6,5 Juta, Kuliner Jadi Magnet Utama

×

Target 8,7 Juta Wisatawan ke Bandung, Sudah Tembus 6,5 Juta, Kuliner Jadi Magnet Utama

Sebarkan artikel ini
Kota Bandung menargetkan 8,7 juta wisatawan berkunjung pada 2025, saat ini di triwulan III tercatat sudah 6,5 juta yang berkunjung, dengan kuliner menjadi magnet utamanya.
Kota Bandung menargetkan 8,7 juta wisatawan berkunjung pada 2025, saat ini di triwulan III tercatat sudah 6,5 juta yang berkunjung, dengan kuliner menjadi magnet utamanya.

Suarapena.com, BANDUNG – Kota Bandung semakin membuktikan diri sebagai destinasi wisata favorit di Indonesia. Hingga triwulan III tahun 2025, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bandung mencapai angka fantastis, menembus 6,5 juta kunjungan! Angka ini melonjak tajam dibandingkan semester I yang hanya mencatat 3,53 juta kunjungan.

Adi Junjunan Mustafa, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, menyatakan bahwa tren positif ini menjadi sinyal kuat bahwa target tahunan 8,7 juta wisatawan pada tahun 2025 sangat mungkin tercapai.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Hingga triwulan II tercatat sekitar 3,5 juta, dan di triwulan III melonjak hingga 6,3 – 6,5 juta kunjungan. Ini kabar yang sangat menggembirakan,” ujar Adi, Senin (13/10/2025).

Dari kajian Disbudpar, wisata kuliner menjadi daya tarik terbesar bagi para pelancong. Sekitar 60 persen wisatawan datang untuk menikmati beragam sajian khas Bandung, mulai dari makanan tradisional hingga kreasi modern yang unik. Sementara sisanya tertarik pada wisata belanja, fashion, serta heritage.

Berita Terkait:  700 Ribu Wisatawan Diprediksi Kunjungi Bandung Saat Libur Lebaran

“Bandung dikenal dengan kreativitas kulinernya yang khas dan terus berkembang. Ini yang membuat wisatawan modern lebih suka mengalami pengalaman otentik dan lokal daripada hanya sekadar berkunjung ke destinasi,” jelas Adi.

Selain kuliner, destinasi ikonik seperti Kawasan Kota Tua Bandung, Masjid Raya Al Jabbar, Museum Geologi, Saung Angklung Udjo, Taman Lalu Lintas, dan Kiara Artha Park masih menjadi favorit wisatawan.

Tidak hanya terpusat di pusat kota, kunjungan wisata kini makin merata hingga ke kawasan pinggiran Bandung yang menawarkan suasana berbeda dan menarik.

Wisatawan domestik masih mendominasi, sementara wisatawan mancanegara dari Malaysia, Singapura, Thailand, dan negara Asia Tenggara lainnya mulai menunjukkan tren peningkatan, meski masih minoritas.

Disbudpar gencar mempromosikan Bandung lewat kerja sama dengan asosiasi perjalanan, hotel, restoran, dan komunitas pariwisata, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Bandung juga aktif tampil di pameran wisata internasional seperti MATTA Fair di Malaysia.

Berita Terkait:  3,4 Juta Wisatawan Diperkirakan Kunjungi DIY Selama Libur Nataru

Event besar menjelang akhir tahun, seperti Asia Afrika Festival, Asia Afrika Youth Forum, Pasar Seni ITB, karnaval mobil hias, hingga perayaan Hari Jadi Kota Bandung ke-215, diprediksi akan mengerek kunjungan wisatawan lebih tinggi lagi.

“Event seperti Pocari Run kemarin mampu menarik hingga 40 ribu pengunjung dengan dampak ekonomi Rp80 miliar. Kami optimis event mendatang akan memberikan dampak serupa atau lebih besar,” ungkap Adi.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan juga tengah mengupayakan pembukaan kembali Bandara Husein Sastranegara untuk mendukung akses wisatawan, khususnya dari luar negeri. Bandara ini dinilai sangat vital untuk memperkuat konektivitas dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bandung dan kawasan Bandung Raya.

Dengan perpaduan kuliner, budaya, kreativitas, dan event-event unggulan, Bandung melaju kencang menuju target 8,7 juta wisatawan pada 2025. Kota Kembang semakin bersinar sebagai destinasi wisata yang lengkap dan memikat hati! (sp/rob)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca