Suarapena.com, TANGERANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang bergerak cepat menangani robohnya tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan Flyover TipTop, Jalan Dipati Ukur, Kecamatan Cibodas, Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Sebanyak 12 personel diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan area, mengatur arus lalu lintas, serta mengevakuasi tiang yang roboh agar tidak membahayakan pengguna jalan.
Kepala Dishub Kota Tangerang Achmad Suhaely mengatakan, penanganan dilakukan sesaat setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat. Dishub juga berkoordinasi dengan kepolisian guna memastikan arus lalu lintas tetap berjalan selama proses evakuasi berlangsung.
“Begitu menerima informasi, petugas langsung menuju lokasi dan berkolaborasi dengan pihak Kepolisian untuk melakukan penanganan, pengamanan, serta pengaturan lalu lintas. Fokus utama kami memastikan kendaraan tetap dapat melintas dengan memanfaatkan jalur yang tersedia di flyover sehingga kemacetan dapat diminimalkan,” kata Suhaely.
Selain mengatur lalu lintas, petugas segera mengevakuasi tiang PJU yang roboh untuk mempercepat normalisasi kondisi di lokasi kejadian.
Suhaely menjelaskan, tiang yang roboh merupakan bagian dari infrastruktur flyover yang menjadi kewenangan pemerintah pusat. Sementara itu, instalasi jaringan PJU yang terdampak langsung diamankan oleh petugas guna mencegah potensi bahaya lanjutan.
“Instalasi jaringan PJU yang terdampak langsung kami amankan agar tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat,” ujarnya.
Dishub Kota Tangerang selanjutnya akan berkoordinasi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) sebagai instansi yang berwenang menangani infrastruktur flyover untuk memastikan proses perbaikan dapat segera dilakukan.
Selama penanganan berlangsung, pengendara diimbau mengurangi kecepatan, mematuhi arahan petugas, dan tetap berhati-hati saat melintasi kawasan Flyover TipTop Cibodas.
Pemkot Tangerang memastikan situasi di lokasi tetap terkendali. Hingga proses penanganan berlangsung, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka akibat insiden tersebut. Pemerintah juga menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan penanganan. (sp/pr)







