Suarapena.com, JAKARTA – Antusiasme warga terhadap kembalinya operasional Planetarium Jakarta ternyata membludak. Tiket pertunjukan yang dijual secara daring dilaporkan habis hanya dalam waktu kurang dari tiga menit sejak penjualan dibuka, membuat banyak masyarakat kecewa.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons langsung keluhan tersebut. Ia mengakui, tingginya minat masyarakat tidak hanya datang dari warga Jakarta, tetapi juga dari daerah penyangga seperti Depok, Bekasi, dan Tangerang.
“Antusiasmenya memang besar. Banyak juga yang datang dari luar Jakarta, tapi tidak kebagian tiket,” ujar Pramono saat ditemui di kawasan Karet Tengsin, Jakarta Pusat, Senin (29/12/2025).
Melihat kondisi itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk mengubah sistem penjualan tiket Planetarium Jakarta. Ke depan, tiket tidak lagi dijual sepenuhnya secara online.
Pramono menyatakan, kuota tiket akan dibagi rata. Sebanyak 50 persen dijual secara daring, sementara 50 persen lainnya dapat dibeli langsung di lokasi Planetarium.
“Mereka meminta agar ticketing tidak semuanya online. Jadi kemarin saya sudah putuskan 50 persen dijual langsung dan 50 persen melalui online,” kata Pramono.
Keputusan tersebut diambil setelah Pramono meninjau langsung Planetarium Jakarta yang telah mengalami pembaruan fasilitas. Dalam kunjungannya, ia berdialog dengan pengelola dan mendengar berbagai masukan, termasuk fakta bahwa tiket pertunjukan bahkan sudah terjual penuh hingga 31 Desember 2025.
Selain persoalan keterbatasan tiket, Pramono juga menyoroti kekhawatiran masyarakat terkait potensi praktik percaloan. Ia menegaskan pengawasan ketat akan dilakukan dan meminta pengelola tidak membuka celah bagi calo.
“Saya sudah pesan, wanti-wanti, enggak boleh ada calo,” tegasnya.
Dengan penerapan skema penjualan baru ini, Pramono berharap akses masyarakat untuk menikmati wahana edukasi astronomi tersebut menjadi lebih adil dan merata, sekaligus memastikan sistem ticketing Planetarium Jakarta berjalan transparan dan bebas dari praktik curang. (sp/bj)










