Scroll untuk baca artikel

HukrimNews

Tragis! Anak Aniaya Ibu Kandung karena Sepeda Motor, Motifnya Bikin Miris

×

Tragis! Anak Aniaya Ibu Kandung karena Sepeda Motor, Motifnya Bikin Miris

Sebarkan artikel ini
Tangkapan layar vidoe seorang ibu di Bekasi mendapat perlakuan yang tak patut oleh anak kandungnya sendiri, dipukul hingga dilempar sandal.
Tangkapan layar vidoe seorang ibu di Bekasi mendapat perlakuan yang tak patut oleh anak kandungnya sendiri, dipukul hingga dilempar sandal.

Suarapena.com, BEKASI – Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Binsar Hatorangan Sianturi, mengungkap kisah memilukan di balik viralnya video kekerasan yang dilakukan seorang anak terhadap ibu kandungnya sendiri.

MI (22) tega menganiaya ibunya hanya karena pertengkaran sepele soal peminjaman motor tetangga. “Korban dipukuli karena tidak mau meminjamkan motor tetangga, merasa tidak enak hati. Saat disarankan memakai sepeda saja, pelaku malah marah dan melakukan penganiayaan,” jelas Binsar, Minggu (22/6/2025).

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Dalam video yang menghebohkan publik, MI terlihat berulang kali memukul kepala ibunya hingga sang ibu terjatuh. Tak berhenti di situ, pelaku juga menendang dan melemparkan sandal ke arah korban yang mengenakan jilbab cokelat. Sang ibu tampak pasrah, tak berdaya menghadapi kekerasan anak kandungnya sendiri.

Berita Terkait:  Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta Pusat, Polri Lakukan Penyelidikan

Aksi brutal ini memicu gelombang kecaman dari warga sekitar yang menyayangkan tragedi pahit dalam keluarga tersebut.

Sebelumnya, Kapolsek Rawalumbu, AKP Ririn Sri Damayanti, mengungkapkan pelaku telah diamankan pada Kamis sore, 19 Juni 2025. “Kasus ini kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota,” katanya, Sabtu malam (21/6/2025).

Berita Terkait:  Kwitansi "Uang Titipan" 23 Juta Viral, Mantan Sekwan Angkat Bicara

Dari hasil pemeriksaan awal, tindakan kekerasan itu dipicu oleh permintaan uang yang tidak dipenuhi oleh sang ibu. Konflik keluarga yang sudah lama terpendam diduga menjadi akar tragedi ini.

“Kami pastikan proses hukum berjalan sesuai aturan, dan korban mendapatkan perlindungan serta pendampingan intensif,” tambah AKP Ririn. (sp/lih)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca