Suarapena.com, BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau langsung kondisi bangunan di SDN 7 Teluk Pucung, Senin (2/3/2026), setelah menerima laporan adanya sejumlah fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan.
Dalam peninjauan tersebut, Tri mendapati plafon runtuh di salah satu ruang kelas, atap genteng yang bocor, serta beberapa lampu yang tidak berfungsi. Kondisi itu dinilai berpotensi mengganggu kegiatan belajar mengajar dan membahayakan keselamatan siswa.
“Saya sangat prihatin melihat kondisi ini. Sekolah adalah tempat anak-anak kita belajar dan membangun masa depan. Tidak boleh ada ruang kelas yang membahayakan keselamatan mereka,” kata Tri di lokasi.
Menurut dia, fasilitas pendidikan harus berada dalam kondisi aman dan layak. Kerusakan, terutama yang berkaitan dengan struktur bangunan, tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik.
Tri mengatakan, Pemerintah Kota Bekasi akan segera melakukan perbaikan menyeluruh. Ia telah menginstruksikan dinas terkait untuk menangani plafon yang runtuh, memperbaiki atap bocor, serta mengganti instalasi lampu yang rusak.
“Ini akan segera kita proses. Perbaikan dilakukan supaya anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Selain penanganan di sekolah tersebut, Tri juga meminta dilakukan pengecekan rutin terhadap kondisi bangunan sekolah lain di wilayah Kota Bekasi. Langkah itu, kata dia, penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen memastikan sarana dan prasarana pendidikan dalam kondisi baik guna mendukung kualitas proses belajar mengajar. (sp/pr)










