Scroll untuk baca artikel

NewsPar-Pol

Usai Reses Faisal Bilang Penanganan Banjir dan Infrastruktur Masih Jadi Aspirasi Warga

×

Usai Reses Faisal Bilang Penanganan Banjir dan Infrastruktur Masih Jadi Aspirasi Warga

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua II DPRD Kota Bekasi, Faisal saat menggelar Reses I tahun anggaran 2026, menyebut aspirasi warga masih soal penanganan banjir dan infrastruktur.
Wakil Ketua II DPRD Kota Bekasi, Faisal saat menggelar Reses I tahun anggaran 2026, menyebut aspirasi warga masih soal penanganan banjir dan infrastruktur.

Suarapena.com, BEKASI – Usai melaksanakan Reses I Tahun Anggaran 2026, Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi, Faisal, menyebut dari ratusan aspirasi warga yang disampaikan masih didominasi oleh persoalan banjir dan infrastruktur lingkungan.

Sejumlah titik rawan banjir di wilayah Pondokgede masih menjadi keluhan masyarakat. Karena itu, penanganan banjir menjadi prioritas yang akan diperjuangkannya.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Banyak aspirasi yang masuk terkait pematusan wilayah, perbaikan drainase, dan pemasangan u-ditch. Ini menjadi kebutuhan mendesak warga,” ujar Faisal, Rabu (18/2/2026).

Berita Terkait:  Dipimpin Tahapan Bambang, Sidang Paripurna Perubahan KUA PPAS TA 2022 Berjalan Lancar

Selain persoalan banjir, warga juga menyampaikan usulan perbaikan jalan lingkungan serta penambahan penerangan jalan umum (PJU). Tak hanya itu, peningkatan insentif bagi pengurus RT dan RW hingga kebutuhan perlengkapan posyandu turut menjadi perhatian.

Menurut Faisal, aspirasi tersebut mencerminkan kebutuhan dasar masyarakat yang belum sepenuhnya terakomodasi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kota.

“Sebagian aspirasi ini belum terakomodir dalam Musrenbang. Melalui fungsi dan kewenangan kami di DPRD, tentu akan kami perjuangkan agar bisa direalisasikan,” katanya.

Berita Terkait:  DPRD Bekasi Lakukan Uji Petik LKPJ 2025, Pastikan Kesesuaian Laporan dan Realisasi di Lapangan

Di luar pembangunan fisik, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif juga menjadi salah satu fokus. Faisal menilai, penguatan sektor tersebut penting untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menargetkan, hasil reses yang telah diserahkan kepada pimpinan DPRD Kota Bekasi dapat dibahas lebih lanjut dan masuk dalam perencanaan anggaran Tahun 2027.

“Harapannya, aspirasi masyarakat ini bisa terealisasi pada 2027 mendatang,” kata dia. (sp/pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca