Suarapena.com, BEKASI – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Bekasi menetapkan sejumlah program prioritas pada 2026. Fokus utama diarahkan pada penguatan kedisiplinan dan etika anggota dewan guna menjaga marwah lembaga legislatif.
Ketua BK, Agus Rohadi, mengatakan salah satu agenda yang akan dilanjutkan adalah BK Award. Program tersebut rencananya digelar secara rutin setiap tahun dengan jumlah nominasi yang diperluas.
“BK Award akan kita lakukan setiap tahun. Kalau kemarin nominasinya hanya empat, ke depan bisa lebih banyak. Karena kemarin masih trial and error,” ujar Agus, Rabu (18/2/2026).
Menurut dia, evaluasi sepanjang 2025 menunjukkan adanya peningkatan partisipasi dan kesadaran anggota dewan terhadap pentingnya menjaga etika dan kedisiplinan.
BK Award dinilai menjadi salah satu instrumen untuk mendorong budaya kerja yang lebih tertib dan profesional di lingkungan DPRD.
Selain itu, BK berkomitmen terus mengingatkan anggota dewan agar menjaga sikap dalam setiap pelaksanaan tugas, baik saat rapat maupun kunjungan kerja.
“Bagaimanapun kita ingin menjaga marwah lembaga, baik dalam rapat-rapat maupun etika kehadiran, termasuk dalam kunjungan kerja,” kata dia.
Terkait laporan pelanggaran, Agus menyebut hingga saat ini tidak ada kasus baru yang menonjol.
Ia memastikan persoalan internal yang sempat muncul sebelumnya telah diselesaikan melalui mekanisme mediasi oleh BK.
“Alhamdulillah tidak ada. Yang kemarin sudah kita rapikan, sudah mediasi dan selesai. Itu internal, tidak melibatkan instrumen lain. BK mengambil inisiatif untuk mendamaikan,” ujarnya.
Agus menambahkan, tingkat kedisiplinan anggota dewan saat ini dinilai lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya, meski masih terdapat sejumlah catatan perbaikan.
“Tugas kita memang mengingatkan terus sebagai lembaga Badan Kehormatan, supaya tindak tanduk dan moral dewan tetap terjaga. Karena ini tuntutan jabatan sebagai pejabat publik,” kata Agus. (sp/pr)










