Suarapena.com, YOGYAKARTA – Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tengah mempersiapkan diri menyambut lonjakan kunjungan wisatawan pada libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
Berdasarkan data Mobile Positioning Data (MPD), diperkirakan sekitar 3,4 juta orang akan mengunjungi DIY selama periode tersebut.
“Lonjakan ini terlihat jelas dari okupansi hotel dan penginapan yang telah mencapai 72 persen, menandakan antusiasme tinggi para wisatawan,” ujar Sekretaris Daerah DIY, Beny Suharsono, usai rapat koordinasi dengan OPD terkait dan pelaku industri pariwisata di Gedhong Pracimasana baru-baru ini, Selasa (24/12/2024).
Proyeksi ini juga diungkapkan Beny, mencakup pengunjung yang datang sejauh minimal 60 km dengan durasi tinggal lebih dari enam jam, serta yang menginap atau mengkonsumsi produk wisata di DIY.
“Tujuan kami adalah menjamin pengalaman wisata yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua pengunjung. Oleh karena itu, informasi cuaca sangat penting. Kami bekerja sama dengan BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta untuk menyajikan informasi cuaca terkini tiga kali sehari yang dapat diakses wisatawan melalui JITV,” ungkap Beny.
Beny juga menyoroti pentingnya pengaturan lalu lintas selama liburan panjang. Polda DIY dan Dinas Perhubungan DIY telah merencanakan rekayasa lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan. Beberapa posko dan petugas akan ditempatkan di jalur-jalur utama sebagai langkah antisipasi.
Untuk masalah kebersihan, Pemda DIY telah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Bantul untuk memastikan pengelolaan sampah berjalan lancar.
Selama Desember 2024, sebanyak 400 truk sampah telah bergerak mengangkut sekitar 2.000 ton sampah ke Piyungan untuk memastikan tidak ada tumpukan sampah yang mengganggu kenyamanan wisatawan.
“Tujuan kami adalah agar wisatawan yang datang tidak bertemu dengan sampah, tetapi dengan objek wisata yang menarik,” tambah Beny.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata DIY, Aria Nugrahadi menambahkan, pihaknya telah merencanakan berbagai event menarik untuk menyebarkan wisatawan ke berbagai daerah di DIY, tidak hanya di Kota Yogyakarta.
Melalui koordinasi dengan Dinas Pariwisata Kabupaten dan pelaku industri pariwisata, diharapkan para wisatawan dapat menikmati pengalaman berwisata di desa-desa wisata menyambut pergantian tahun.
“Dengan merataannya distribusi wisatawan, kami harap bisa menciptakan pengalaman berlibur yang lebih merata dan menyenangkan bagi semua pihak,” tutup Aria. (sp/pr)










