Suarapena.com, BEKASI – Komisi III DPRD Kota Bekasi mendorong kegiatan bazar UMKM di wilayah diperbanyak dan diperluas. Sejauh ini, bazar Ramadan baru digelar di setiap kantor kecamatan.
“Meskipun saya lihat ada dibeberapa titik yang sudah berjalan untuk melaksanakan program bazar ini, tapi memang harus lebih ditingkatkan dengan melaksanakannya di setiap kelurahan di Kota Bekasi sehingga pertumbuhan dan perputaran ekonomi di sini semakin meningkat,” ungkap Anggota Komisi III DPRD Kota Bekasi Eka Widyani Latief, Rabu (5/4/2023).
Belum lama ini, Eka menghadiri Hajatan Bekasi Junction yang digelar mulai 31 Maret sampai 21 April 2023 mendatang. Ia menyambut baik kegiatan yang digelar oleh pusat perbelanjaan di Jalan Juanda, Bekasi Timur tersebut.
“Agenda Hajatan Bekasi Junction ini sebagai cara untuk meningkatkan omset para pelaku UMKM di Kota Bekasi,” ujarnya.
Karena itu, kegiatan serupa bisa digelar secara masif di mal-mal atau di tingkat kelurahan. Adapun bazar Ramadan yang digelar pemerintah daerah, sekarang baru di setiap kantor kecamatan dengan waktu berbeda-beda.
“Seperti kita ketahui bahwa pada Ramadan sebelumnya banyak masyarakat khususnya pelaku UMKM tidak bisa berjualan semudah saat ini, dengan momentum yang ada sudah selayaknya Pemkot Bekasi berkolaborasi mendorong baik swasta maupun kantor-kantor pemerintahan untuk memfasilitasi warga Kota Bekasi dalam berjualan dan memaksimalkan potensi ekonomi pada bulan ini,” tutur dia. (Adv-Setwan)










