Scroll untuk baca artikel

Suara Jabar

Angka Kemiskinan Terendah se-Indonesia, Depok Tempati Urutan Ketiga

×

Angka Kemiskinan Terendah se-Indonesia, Depok Tempati Urutan Ketiga

Sebarkan artikel ini
Foto/Net
Foto/Net

SUARAPENA.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis 10 besar kota/kabupaten dengan persentase penduduk miskin terendah di Indonesia.

Dari kesepuluh daerah itu, Kota Depok menempati urutan ketiga dengan presentase sebesar 2,58 persen.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Alhamdulillah, ini angka yang cukup baik. Kota Depok jumlah penduduk miskinnya 2,58 persen,” ucap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Depok, Dadang Wihana, Jumat (4/3/2022).

Dadang menyampaikan, capaian tersebut merupakan kerja sama semua pihak yang terlibat dalam pembangunan di Kota Depok.

Berita Terkait:  Ketua DPR Sebut Negara Hadir melalui KIP

Pemkot Depok, kata dia, akan tetap mewaspadai situasi pandemi Covid-19 yang memberikan dampak terjadinya peningkatan angka kemiskinan.

Berbagai langkah telah dipersiapkan dan dilakukan oleh Pemkot Depok dalam menekan tingkat kemiskinan.

Di antaranya melalui program unggulan seperti 5.000 pengusaha baru dan 1.000 perempuan pengusaha, serta menyelesaikan persoalan mis-match atau ketidakcocokan antara angkatan kerja dan kebutuhan dunia kerja.

“Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat terkait kurikulum dan program kerja di SMK. Serta Pemkot Depok akan mengembangkan investasi pada tenaga kerja lokal,” tuturnya.

Berita Terkait:  Sejumlah Bahan Pokok Alami Kenaikan, Ganjar: Ini Jadi Perhatian Kami

Selain Kota Depok menempati urutan ketiga dalam persentase penduduk miskin terendah di Indonesia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Depok juga tertinggi ketiga di Jawa Barat, yaitu 81,37 persen.

“Alhamdulillah, Kota Depok juga menempati posisi ketiga di Jawa Barat setelah Kota Bandung dan Kota Bekasi,” pungkasnya. (Bo/cr03)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca