Scroll untuk baca artikel
NewsSuara Jabar

Camat Lurah Diminta Tingkatkan Layanan Publik, Respons Cepat dan Inovatif

×

Camat Lurah Diminta Tingkatkan Layanan Publik, Respons Cepat dan Inovatif

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat hadir dalam forum, meminta Camat dan Lurah meningkatkan pelayanan publik.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat hadir dalam forum, meminta Camat dan Lurah meningkatkan pelayanan publik.

Suarapena.com, BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meminta seluruh camat, lurah, dan aparatur kewilayahan meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui kerja yang cepat, responsif, dan inovatif. Menurutnya, aparatur di tingkat wilayah merupakan ujung tombak pemerintah yang berhadapan langsung dengan masyarakat setiap hari.

Hal itu disampaikan Tri saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Camat dan Lurah se-Kota Bekasi beserta Aparatur Kewilayahan Tahun 2026 yang mengusung tema “Menuju Kelurahan dan Kecamatan yang Solid, Harmonis, dan Inovatif dalam Melayani Masyarakat serta Menjaga Kondusivitas Wilayah”, Sabtu (18/7/2026).

Advertisement
Scroll untuk terus membaca

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe, seluruh camat dan lurah se-Kota Bekasi, serta aparatur kewilayahan. Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting.

Dalam arahannya, Tri mengatakan tantangan pelayanan publik terus berkembang sehingga aparatur pemerintahan dituntut mampu beradaptasi, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan inovasi dalam menyelesaikan persoalan di wilayah masing-masing.

Berita Terkait:  Wow... Keren! Kota Bekasi Kini Punya Taman Tarum Bhagasasi

“Camat, lurah, dan seluruh aparatur kewilayahan adalah wajah Pemerintah Kota Bekasi di tengah masyarakat. Karena itu, saya ingin seluruh jajaran selalu hadir dengan pelayanan yang cepat, responsif, dan mampu memberikan solusi atas setiap persoalan yang dihadapi warga,” kata Tri.

Ia menilai kualitas pelayanan di tingkat kecamatan dan kelurahan akan sangat menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Karena itu, koordinasi antarpemangku kepentingan harus terus diperkuat agar setiap program pemerintah dapat berjalan efektif hingga ke tingkat lingkungan.

Menurut Tri, soliditas aparatur menjadi modal utama dalam menjaga keamanan, kenyamanan, dan kondusivitas wilayah. Selain itu, aparatur juga diharapkan terus meningkatkan kompetensi, integritas, dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas.

“Bangun budaya kerja yang solid, harmonis, dan penuh inovasi. Jadilah aparatur yang mampu mendengar, memahami, dan menyelesaikan persoalan masyarakat dengan hati. Kepercayaan masyarakat akan tumbuh ketika pelayanan yang kita berikan semakin baik dari hari ke hari,” ujarnya.

Berita Terkait:  Terkait Tata Kelola Keuangan Daerah, Pemkot Bekasi Kunjungi Kota Sang Proklamator

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengajak seluruh aparatur kewilayahan untuk meningkatkan profesionalisme serta memperkuat sinergi lintas sektor. Menurutnya, kolaborasi yang baik menjadi kunci dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan peningkatan kapasitas tersebut berlangsung secara interaktif. Para peserta mengikuti berbagai materi yang difokuskan pada penguatan kepemimpinan, tata kelola pemerintahan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pemerintah Kota Bekasi berharap kegiatan ini dapat memperkuat kapasitas camat, lurah, dan aparatur kewilayahan dalam menghadapi tantangan pembangunan. Dengan aparatur yang solid, adaptif, dan inovatif, pelayanan kepada masyarakat diharapkan semakin optimal sekaligus mampu menjaga kondusivitas wilayah secara berkelanjutan. (adv)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca