Suarapena.com, BEKASI – Kota Bekasi mencatatkan capaian positif di sektor pendidikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2025 yang dipublikasikan melalui Jabar Stats, Kota Bekasi menjadi daerah dengan rata-rata lama sekolah (RLS) tertinggi di Provinsi Jawa Barat, yakni mencapai 12,32 tahun.
Angka tersebut menempatkan Kota Bekasi berada di posisi teratas dibandingkan kabupaten dan kota lainnya di Jawa Barat. Capaian itu melampaui Kota Depok dengan rata-rata lama sekolah 11,84 tahun, Kota Cimahi 11,51 tahun, serta Kota Bandung 11,37 tahun.
Bila dibandingkan dengan rata-rata Provinsi Jawa Barat yang tercatat sebesar 9,14 tahun, rata-rata lama sekolah masyarakat Kota Bekasi lebih tinggi hingga 3,18 tahun.
Capaian tersebut dinilai menjadi indikator keberhasilan berbagai upaya peningkatan kualitas pendidikan yang melibatkan pemerintah daerah, tenaga pendidik, keluarga, hingga masyarakat.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, peningkatan kualitas pendidikan menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.
Menurut dia, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan angka partisipasi sekolah, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang yang menentukan daya saing suatu daerah.
“Capaian ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang menentukan daya saing sebuah daerah. Karena itu, kami ingin memastikan tidak ada anak-anak Kota Bekasi yang terhambat mengenyam pendidikan karena keterbatasan ekonomi,” ujar Tri, Senin (20/7/2026).
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Bekasi terus berupaya memperluas akses pendidikan, termasuk dengan meningkatkan kuota penerima beasiswa perguruan tinggi bagi masyarakat yang membutuhkan.
Program tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk memastikan generasi muda Kota Bekasi memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Program beasiswa ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Bekasi,” kata Tri.
Menurutnya, kondisi ekonomi keluarga tidak boleh menjadi hambatan bagi anak-anak Kota Bekasi untuk meraih pendidikan dan mengembangkan potensi diri.
Pemerintah Kota Bekasi berharap peningkatan akses pendidikan dapat melahirkan lebih banyak generasi muda yang memiliki kompetensi, daya saing, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional.
Dengan capaian rata-rata lama sekolah tertinggi di Jawa Barat, Kota Bekasi menunjukkan bahwa pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas utama dalam agenda pembangunan daerah. (adv)







