Suarapena.com, BEKASI – Dalam langkah konkret untuk memerangi stunting dan malnutrisi yang masih menghantui masa depan generasi Indonesia, DPR RI bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) menggencarkan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.
Bertempat di Gedung Graha Multiguna, acara ini menjadi momen penting yang menggelorakan semangat baru dalam membangun masyarakat sehat dan kuat.
Lebih dari 300 warga hadir sejak pagi hari dengan antusiasme tinggi, menandai tingginya kepedulian masyarakat terhadap isu gizi. Dalam acara yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB ini, sejumlah tokoh penting hadir langsung untuk memberikan edukasi dan motivasi, termasuk Anggota Komisi IX DPR RI Nuroji, Staf Promosi dan Edukasi BGN Teguh Suparngadi, serta Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Woro Cesar Alviania.
Nuroji menekankan bahwa solusi atas persoalan gizi nasional tidak bisa berjalan sendiri. “Kunci keberhasilan program ini ada pada kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan semua elemen bangsa. Kita harus bersatu untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat dan cerdas,” tegasnya, Sabtu (21/6/2025).
Senada dengan itu, Teguh Suparngadi menambahkan bahwa program MBG tidak hanya sekadar memberi makan bergizi, tetapi juga memiliki dampak jangka panjang dalam pembangunan ekonomi dan penguatan SDM di tingkat akar rumput.
“Kami dari BGN sangat serius mendampingi program ini agar benar-benar menyentuh masyarakat, mulai dari desa hingga kota,” ujarnya.
Program MBG merupakan salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang digadang-gadang menjadi terobosan strategis dalam mencetak generasi unggul Indonesia. Dengan pendekatan gizi yang merata dan menyeluruh, program ini diharapkan mampu menekan angka stunting dan mempercepat pencapaian target Indonesia Emas 2045.
Acara di Bekasi ini bukan hanya menjadi ajang sosialisasi, tetapi juga wujud nyata sinergi lintas sektor dalam membangun masa depan yang lebih sehat, cerdas, dan produktif. Warga pun berharap, kegiatan serupa terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai daerah Indonesia. (r5/bo)










