Suarapena.com, JAKARTA – Pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD resmi mendaftarkan diri sebagai calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) untuk Pemilu 2024 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Kamis (19/10/2023).
Mereka hadir ke KPU didampingi oleh para ketua umum partai politik pengusung, yakni PDI Perjuangan, PPP, Perindo, dan Hanura.
Ganjar dan Mahfud tiba di kantor KPU sekitar pukul 12.40 WIB dengan mengenakan kemeja hitam dan putih.
Setibanya disana, mereka langsung disambut oleh Ketua dan jajaran pimpinan KPU.
Acara tersebut diawali dengan mendengarkan sambutan dari Megawati Soekarnoputri. Megawati mengucapkan terima kasih kepada KPU atas kerja sama yang baik dalam penyelenggaraan pemilu.
Ia juga mengapresiasi kemajuan yang telah dilakukan oleh KPU, Bawaslu, dan DKPP sehingga proses pendaftaran ini dapat berjalan dengan baik.
Ia berharap agar pemilu dapat dilaksanakan dengan lebih demokratis, jujur, adil, langsung, bebas, dan rahasia, serta menempatkan rakyat sebagai pemenang kedaulatan tertinggi dalam menentukan pemimpin nasionalnya secara bebas dan merdeka.
Sementara, Ganjar Pranowo menyampaikan harapannya agar KPU selalu bersikap independen di tengah kontestasi.
Ia mengatakan bahwa KPU adalah yang paling netral dan paling bisa memberikan layanan terbaik untuk kemajuan bangsa dan negara.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada partai politik pengusung dan rakyat Indonesia yang telah memberikan kepercayaan kepadanya dan Mahfud MD untuk maju sebagai capres-cawapres.
Dalam kesempatan ini pula Ganjar dan Mahfud menyerahkan dokumen persyaratan pendaftaran bakal capres-cawapres, seperti surat dukungan partai politik, surat pernyataan bersedia menjadi capres-cawapres, surat pernyataan tidak terlibat kasus hukum dan lain-lain kepada Ketua KPU Hasyim Asy’ari.
Ia juga menyampaikan visi misinya sebagai capres, yaitu membangun Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera.
“Kami ingin membawa Indonesia ke arah yang lebih baik, dengan memperkuat demokrasi, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, serta menjaga persatuan dan kebhinekaan. Kami ingin Indonesia menjadi negara yang dihormati di dunia,” ujar Ganjar.
Hal senada juga disampaikan oleh Mahfud MD. Mahfud mengatakan bahwa dirinya siap mendampingi Ganjar sebagai cawapres.
Ia menegaskan bahwa ia akan berperan aktif dalam menjalankan tugas-tugas negara, terutama dalam bidang hukum dan keamanan.
“Kami akan bekerja sama dengan seluruh elemen bangsa untuk menjaga konstitusi, hukum, hak asasi manusia, serta kedaulatan dan integritas negara. Kami akan berantas korupsi tanpa pandang bulu dan memberantas terorisme tanpa kompromi,” kata Mahfud.
Ganjar dan Mahfud menjadi pasangan capres-cawapres kedua yang mendaftar ke KPU setelah pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin.
Setelah mendaftar, Ganjar-Mahfud dijadwalkan menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh yang difasilitasi oleh KPU RI pada Minggu (22/10/2023) di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.
Sejalan dengan itu, KPU RI akan melakukan pemeriksaan/verifikasi terkait dokumen persyaratan pendaftaran yang diserahkan pada hari ini.
Jika ada dokumen yang tidak memenuhi kelengkapan, KPU RI mempersilakan bakal capres-cawapres dan tim untuk menyerahkan dokumen perbaikan pada 26 Oktober hingga 1 November 2023.
Dokumen perbaikan itu akan diverifikasi kembali sampai 2 November 2023 dan diberi tahu hasilnya pada 3 November 2023.
Jika bakal capres-cawapres masih tidak memenuhi syarat, maka partai politik pengusung harus mengusulkan calon pengganti dengan tenggat 8 November 2023.
Bakal calon pengganti akan menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh dan diverifikasi dokumen persyaratannya sampai 12 November 2023 oleh KPU RI. (r5/bo)










