Scroll untuk baca artikel
InternasionalNews

Hamas Serahkan Daftar 33 Sandera Israel yang Akan Dibebaskan, 25 Masih Hidup

×

Hamas Serahkan Daftar 33 Sandera Israel yang Akan Dibebaskan, 25 Masih Hidup

Sebarkan artikel ini
Daftar sandera Israel yang akan dibebaskan Hamas telah diserahkan, 25 orang diklaim masih hidup.

Suarapena.com, TEHERAN – Gerakan perlawanan Palestina, Hamas, telah menyerahkan daftar 33 sandera Israel yang akan dibebaskan dalam rangka gencatan senjata dengan Israel. Dari jumlah itu, 25 orang masih hidup. Kantor Berita Iran IRNA melaporkan pada Senin (27/1/2025), seorang pejabat Hamas memastikan daftar tersebut telah diterima oleh pihak Israel.

Sejak terjadinya perang besar pada 7 Oktober 2023, yang diawali dengan serangan lintas batas Hamas yang menewaskan lebih dari seribu orang Israel, pemerintah Tel Aviv telah berusaha mencari tahu nasib para sandera yang dibawa Hamas ke Gaza. Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 250 warga dan personel militer Israel dilaporkan diculik dan dibawa ke Gaza.

Advertisement
Scroll untuk terus membaca

Sebagai bagian dari tahap awal kesepakatan gencatan senjata yang mulai berlaku pada 19 Januari 2025, Hamas berkomitmen untuk menyerahkan beberapa sandera Israel setiap Sabtu. Pertukaran ini dimaksudkan untuk membebaskan lebih banyak tahanan Palestina, yang jumlahnya jauh lebih banyak. Kesepakatan ini akan berlangsung selama enam minggu.

Namun, kontroversi muncul dari kalangan keluarga sandera Israel yang mendesak agar kesepakatan ini tidak diganggu gugat. Mereka menyatakan beberapa anggota kabinet Israel, termasuk media, sedang berupaya menggagalkan kesepakatan ini. Hal ini semakin memanas setelah mantan menteri sayap kanan Israel, Itamar Ben Gvir, mengkritik perjanjian tersebut sebagai ilegal dan merugikan Israel, dengan menyebutnya sebagai bencana yang besar.

Berita Terkait:  Israel Siap Tarik Pasukan dari Jalur Gaza, Tanda Negosiasi Lancar

Ben Gvir, yang mengundurkan diri dari kabinet pada pekan lalu karena menentang gencatan senjata, berpendapat keputusan ini menunjukkan kegagalan Israel dan menyerukan agar pertempuran di Gaza diteruskan.

“Ini bukanlah gambaran kemenangan total; ini adalah gambaran penyerahan total,” katanya, seraya mendesak Israel untuk melanjutkan perang di Gaza.

Sebaliknya, Hamas justru menggambarkan kesepakatan ini sebagai kemenangan besar bagi Palestina, serta kegagalan bagi pihak yang ingin menggusur warga Gaza. (sp/at)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca