Scroll untuk baca artikel

NewsSuara Jateng

Dua Warga Borobudur Kini Miliki Rumah Layak Huni, Bantuan PT TWC Jadi Harapan Baru

×

Dua Warga Borobudur Kini Miliki Rumah Layak Huni, Bantuan PT TWC Jadi Harapan Baru

Sebarkan artikel ini
Bantuan PT TWC jadi harapan baru, warga di sekitar Borobudur kini miliki rumah layak huni.
Bantuan PT TWC jadi harapan baru, warga di sekitar Borobudur kini miliki rumah layak huni.

Suarapena.com, MAGELANG – Kehidupan Mukodin (63) dan Hariyanto perlahan berubah. Setelah bertahun-tahun tinggal di rumah yang jauh dari kata layak, dua warga Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, kini dapat menempati hunian yang lebih aman, sehat, dan nyaman.

Perubahan itu terjadi setelah keduanya menerima bantuan pembangunan rumah layak huni dari PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tahun 2026.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Mukodin, warga Dusun Ngaran 1, sebelumnya tinggal di rumah semi permanen dengan kondisi memprihatinkan. Atap rumahnya bocor, dinding masih menggunakan anyaman bambu (gedheg), sementara lantainya berupa tanah. Kondisi bangunan yang sudah lapuk membuat sebagian rumahnya bahkan sempat roboh ketika diterjang hujan deras disertai angin kencang.

Kini, rumah tersebut telah berubah menjadi bangunan permanen dengan konstruksi yang lebih kuat. Bantuan senilai Rp 60 juta dari PT TWC digunakan untuk membangun hunian yang memenuhi standar kelayakan.

“Tidak pernah menyangka, dan tidak pernah mengira dapat bantuan ini. Kalau ditanya senang pasti senang. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut membantu, khususnya kepada TWC dan Pemkab Magelang,” ujar Mukodin.

Hal serupa dialami Hariyanto, warga Dusun Bogowanti Kidul. Sebelum menerima bantuan, ia bersama keluarganya harus bertahan di rumah non permanen yang rusak berat. Kondisi rumah yang miring, hampir roboh, berlantai tanah, serta belum memiliki kamar mandi yang layak membuat kehidupan keluarga tersebut penuh keterbatasan.

Berita Terkait:  SOP Wisata ke Borobudur Masih Disusun, Desember Diuji Coba

Melalui program yang sama, Hariyanto juga memperoleh bantuan pembangunan rumah senilai Rp 60 juta. Rumah baru itu kini menjadi tempat tinggal yang lebih nyaman dan memberikan rasa aman bagi keluarganya.

Peresmian kedua rumah layak huni tersebut dilakukan di kediaman Mukodin, Dusun Ngaran 1, Desa Borobudur, Selasa (14/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 PT TWC sekaligus bentuk dukungan terhadap upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di kawasan Borobudur.

Mewakili Bupati Magelang, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang David Rudiyanto menyampaikan apresiasi terhadap langkah PT TWC yang turut berkontribusi meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Program ini merupakan wujud nyata kepedulian PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, aman, dan sehat,” kata David.

Menurut David, bantuan Rp 60 juta untuk masing-masing penerima manfaat tidak hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga memberikan harapan baru bagi keluarga penerima agar dapat menjalani kehidupan yang lebih baik.

“Semoga rumah yang telah dibangun ini dapat menjadi tempat yang membawa kebahagiaan, kesehatan, dan semangat baru bagi keluarga penerima manfaat,” ujarnya.

Berita Terkait:  Lampion di Langit Borobudur Gambarkan Harapan dan Doa

David juga meminta pemerintah desa bersama pendamping desa terus memperbarui data rumah tidak layak huni agar penanganannya dapat dilakukan secara tepat sasaran. Ia menyebut, di Kecamatan Borobudur masih terdapat sekitar 1.000 rumah tidak layak huni yang membutuhkan perhatian dan dukungan berbagai pihak.

Sementara itu, Direktur PT Taman Wisata Borobudur (TWB) Mardijono Nugroho mengatakan bantuan rumah layak huni merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar kawasan Borobudur.

Menurutnya, sebagai pengelola destinasi wisata prioritas nasional, PT TWC memiliki tanggung jawab untuk memastikan keberadaan kawasan wisata juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

“Kami berkomitmen bahwa keberadaan Taman Wisata Candi harus memberikan dampak kepada kawasan. Borobudur bukan hanya milik Desa Borobudur, tetapi menjadi kawasan strategis yang mencakup Kabupaten Magelang, wilayah Kedu, hingga Jawa Tengah,” ujar Mardijono.

Melalui kolaborasi pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat, upaya mengurangi kemiskinan ekstrem serta mempercepat penanganan rumah tidak layak huni di kawasan Borobudur diharapkan terus berjalan.

Bagi Mukodin dan Hariyanto, rumah baru tersebut bukan sekadar tempat tinggal, melainkan simbol hadirnya kepedulian dan kesempatan untuk menjalani kehidupan yang lebih layak. (sp/pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca