Bekasi Institute juga menguji simulasi duet dua pasang calon seandainya dilakukan pemilihan saat survei berlangsung.
“Hasilnya, Rahmat Effendi-Sutriyono dipilih oleh 47,0 persen responden. Sementara M2-H. Solihin menggondol dukungan 9,4 persen. Sangat jauh terpaut. Tapi ingat, masih ada 43,5 persen responden yang tidak memilih keduanya,” tutup Shomad. (*)









