Suarapena.com, TANGERANG – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, kawasan Pasar Lama Tangerang dipadati warga yang berburu aneka pernak-pernik khas Imlek. Nuansa merah dan emas tampak mendominasi hampir seluruh sudut pasar tradisional tersebut.
Lampion bergelantungan di atas kios-kios pedagang. Hiasan shio tahun berjalan tertata rapi di etalase, berdampingan dengan angpao serta ornamen kaligrafi yang dipercaya membawa keberuntungan.
Sejak pagi, pengunjung mulai memadati lorong-lorong pasar. Suasana semakin semarak dengan aroma jajanan khas yang bercampur dengan suara tawar-menawar antara pedagang dan pembeli.
Salah seorang pedagang, Lina (45), mengatakan peningkatan penjualan sudah terasa sejak dua hingga tiga pekan sebelum Imlek.
“Setiap tahun pasti ramai. Banyak pelanggan lama yang kembali karena pilihannya lengkap dan bisa tawar harga. Tahun ini juga ada konsumen baru,” ujar Lina, Sabtu (14/2/2026).
Menurut Lina, pernak-pernik yang dijual bervariasi, mulai dari lampion berbagai ukuran, gantungan karakter shio, hingga ornamen kaligrafi. Harga yang ditawarkan pun beragam.
“Hiasan kecil mulai belasan ribu rupiah. Kalau lampion besar atau dekorasi dengan detail khusus, harganya menyesuaikan bahan dan ukurannya,” kata dia.
Tak hanya warga keturunan Tionghoa, masyarakat dari berbagai latar belakang juga terlihat berbelanja. Sebagian generasi muda tampak mencari aksesori untuk mempercantik rumah atau tempat usaha, sementara pembeli yang lebih tua memilih perlengkapan sembahyang dan dekorasi tradisional.
Bagi warga Tangerang dan sekitarnya, berkunjung ke Pasar Lama menjelang Imlek telah menjadi tradisi tahunan. Selain berbelanja, momen ini juga dimanfaatkan untuk menikmati suasana dan kuliner khas yang tersedia di kawasan tersebut.
Di tengah berkembangnya pusat perbelanjaan modern, Pasar Lama Tangerang tetap menjadi pilihan utama warga untuk memenuhi kebutuhan perayaan Imlek. Aktivitas jual beli yang meningkat setiap tahun menunjukkan kawasan ini masih menjadi salah satu pusat perdagangan musiman yang bertahan di Kota Tangerang. (sp/pr)










