Scroll untuk baca artikel

HeadlinePar-Pol

Jutaan Hektar Perkebunan Sawit Belum Bayar Pajak, Gus Imin Dukung DJP Usut Tuntas

×

Jutaan Hektar Perkebunan Sawit Belum Bayar Pajak, Gus Imin Dukung DJP Usut Tuntas

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Gus Imin meminta DJP mengusut tuntas temuan 9 juta hektar perkebunan sawit yang belum membayar pajak.
Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Gus Imin meminta DJP mengusut tuntas temuan 9 juta hektar perkebunan sawit yang belum membayar pajak.

Suarapena.com, JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Abdul Muhaimin Iskandar mendukung Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk mengusut temuan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan.

Temuan tersebut terkait 9 juta hektar perkebunan kelapa sawit yang disinyalir belum membayar pajak.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Temuan Pak Luhut ini saya kira harus ditelusuri betul oleh DJP, usut sampai tuntas. 9 juta hektar lahan sawit ini sangat luas, kalau mereka belum bayar pajak tentu negara dirugikan,” tegas pria yang akrab disapa Gus Imin di Jakarta, Rabu (10/5/2023).

Gus Imin menyebut koordinasi antar Kementerian dan Lembaga juga perlu dilakukan untuk menelusuri keabsahan pengusaha yang tidak membayar pajak.

Berita Terkait:  DPR: RUU KIA Sebagai Upaya Menyongsong Generasi Emas

Ia pun secara khusus mengapresiasi hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terhadap hasil laporan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Menurutnya, data itu dapat dijadikan acuan pemerintah untuk memperbaiki tata kelola sawit di Indonesia.

“Tentunya semua stakeholder harus duduk bersama dan telusuri betul siapa-siapa yang menunggak pajak. Dan kalau memang ada pelanggaran, ya tindak tegas sesuai aturan.

Hasil audit BPKP dan BPDKS saya kira cukup menjadi acuan pemerintah untuk memperbaiki tata kelola sawit kita. Karena mestinya lahan sawit yang luas itu menjadi potensi pajak yang cukup besar,” pungkas Gus Imin.

Berita Terkait:  Mitra Kerja Tak Komit, Fraksi PKS Walkout

Sebelumnya, Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengaku geram lantaran ada 9 juta hektare (ha) dari 16,8 juta ha lahan sawit di Indonesia tidak membayar pajak. Hal ini terungkap dari audit yang dilakukan BPKP terhadap hasil laporan BPDPKS.

Pemerintah telah membentuk Satgas Tata Kelola Industri Sawit yang dipimpin oleh Menko Marves. Satgas dibentuk untuk melakukan penanganan perbaikan tata kelola dalam industri sawit termasuk PBB atas perkebunan sawit. (Sp/uc/rdn)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca