Suarapena.com, JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan perhatian khusus terhadap stabilitas harga bahan pokok penting (bapokting) menjelang bulan suci Ramadan 2026. Ia menginstruksikan Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri untuk melakukan langkah intervensi guna mencegah lonjakan harga yang berpotensi membebani masyarakat.
Instruksi tersebut disampaikan Sigit di sela Rapat Pimpinan (Rapim) Polri 2026 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026).
“Kita menyadari bahwa menjelang Ramadan selalu ada kecenderungan peningkatan harga. Ini menjadi perhatian dan pembahasan kami,” ujar Sigit.
Menurut dia, Polri tidak ingin momentum Ramadan terganggu oleh praktik penimbunan, permainan harga, maupun hambatan distribusi bahan pokok. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran memastikan ketersediaan serta kelancaran distribusi sembilan bahan pokok (sembako) tetap terjaga di pasaran.
Sigit menegaskan, pengawasan terhadap harga dan distribusi sembako akan dilakukan secara intensif melalui Satgas Pangan Polri dengan melibatkan kementerian dan lembaga terkait.
“Selama Ramadan, harga-harga, khususnya sembilan bahan pokok, harus dijaga. Ini akan terus dikawal Polri melalui Satgas Pangan bersama kementerian terkait,” kata dia.
Selain pengendalian harga di tingkat pasar, Polri juga akan memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memetakan jalur distribusi serta mengantisipasi potensi kelangkaan di sejumlah wilayah.
Sigit menambahkan, pengamanan bapokting menjadi salah satu prioritas Polri dalam mendukung pelaksanaan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026, terutama dalam menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.
Rapim Polri 2026 turut dihadiri sejumlah menteri, antara lain Menteri Pertanian dan Menteri Koordinator Bidang Pangan. Dalam forum tersebut, pemerintah memaparkan strategi penguatan ekosistem pangan nasional guna memastikan pasokan dan harga tetap stabil menjelang hari besar keagamaan.
Dengan langkah tersebut, pemerintah dan Polri berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang tanpa dibayangi lonjakan harga kebutuhan pokok. (sp/hp)










