Suarapena.com, JAKARTA – Komisi III DPR RI menggelar rapat kerja dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) pada Senin (5/9/2023). Rapat ini membahas laporan keuangan tahun anggaran 2022 dan pagu anggaran tahun anggaran 2024 dari kedua lembaga tersebut.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan bahwa Komisi III dapat menerima penjelasan dari Wakil Kepala Polri Komjen Agus Andrianto dan Kepala BNN Komjen Petrus Reinhard Golose. Habib juga menyatakan bahwa Komisi III akan memperjuangkan usulan tambahan anggaran dari Polri dan BNN.
“Komisi III DPR RI dapat menerima penjelasan Wakil Kepala Polri atas Pagu Anggaran tahun 2024 yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan sebesar Rp114,76 triliun. Kami juga akan memperjuangkan usulan tambahan beserta program yang diajukan sebesar Rp12,14 triliun sehingga menjadi sebesar Rp126,90 triliun,” ujar Habib.
“Komisi III DPR RI juga dapat menerima penjelasan Kepala BNN atas Pagu Anggaran tahun 2024 yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan sebesar Rp1,53 triliun,” tambahnya.
Dalam rapat tersebut, Wakapolri Agus Andrianto menyampaikan bahwa Polri mendapat sumber dana berasal dari penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp7,83 triliun. Namun, ia juga mengungkapkan bahwa pagu anggaran Polri tahun 2024 mengalami penurunan sebesar Rp1,88 triliun dibandingkan dengan tahun 2022.
Sementara itu, Kepala BNN Petrus Reinhard Golose menegaskan komitmen BNN untuk menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkotika. Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Komisi III kepada BNN. Meski demikian, ia juga menyayangkan bahwa pagu anggaran BNN tahun 2024 mengalami penurunan sebesar 16 persen atau Rp301 miliar dibandingkan dengan tahun 2022.
Rapat kerja ini merupakan bagian dari agenda Komisi III DPR RI untuk menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan tahun 2022 dan untuk digunakan sebagai bahan dalam rapat-rapat selanjutnya. (ssb/aha)










