Suarapena.com, JAKARTA – Komisi V DPR RI meminta pemerintah dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menahan kenaikan tarif tol menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Dorongan ini muncul setelah sejumlah aspirasi publik disampaikan kepada DPR terkait kekhawatiran meningkatnya biaya perjalanan pada periode puncak mobilitas masyarakat.
“Jangan naik dulu lah tarif tol ini sebelum Natal dan Tahun Baru. Itu suara masyarakat yang disampaikan kepada kami. Setelah itu baru kita evaluasi lagi setelah panja bekerja,” ujar Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, dalam Rapat Kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (8/12/2025).
Lasarus menjelaskan bahwa Komisi V saat ini tengah membentuk Panitia Kerja (Panja) Standar Pelayanan Minimum (SPM) Jalan Tol. Panja tersebut akan mengawasi implementasi SPM yang wajib dipenuhi BUJT, termasuk kondisi jalan, kecepatan tempuh rata-rata, aksesibilitas, keselamatan, hingga kinerja unit pertolongan dan layanan bantuan.
Menurut dia, masukan terkait tarif tol tidak hanya datang dari masyarakat, tetapi juga dari sejumlah kepala daerah yang menilai kenaikan tarif berpotensi menghambat kelancaran arus mobilitas selama masa libur panjang.
“Kalau pun tidak bisa memberi diskon, setidaknya jangan menaikkan tarif menjelang Nataru. Itu suara masyarakat transportasi Indonesia,” kata politisi PDIP tersebut.
Menanggapi hal itu, Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, mengatakan pemerintah menyiapkan kebijakan diskon tarif tol pada periode libur akhir tahun. Setidaknya 26 ruas tol di Sumatera dan Jawa akan mendapatkan potongan tarif sebesar 10 hingga 20 persen pada 22, 23, dan 31 Desember 2025.
Selain itu, beberapa ruas tol lain juga akan memberikan potongan tarif dengan periode yang berbeda, bergantung pada kebijakan masing-masing pengelola. Pemerintah berharap kebijakan tersebut dapat membantu mengatur distribusi perjalanan dan meringankan beban biaya masyarakat.
Dengan adanya penyesuaian ini, Komisi V berharap pelayanan tol semakin optimal dan perjalanan masyarakat selama Nataru dapat berlangsung lebih lancar dan terjangkau. (r5/aha)










