Di tempat yang sama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yayan Yuliana mengungkapkan bahwa pihaknya tengah konsen dalam membangun kesadaran masyarakat.
“Saatnya mengedukasi masyarakat, karena sampah yang dihasilkan masyarakat dalam hal ini sampah rumah tangga amat besar volumenya. Sedangkan kita ketahui bersama bahwa TPA semakin penuh dan butuh lahan, perlu ada solusi nyata untuk mengelola sampah ini dengan bijak, bahkan kalau bisa sampah ini dimusnahkan,” ujar Yayan.
Sementara Managing Director PT WasteforChange Alam Indonesia Mohamad Bijaksana Junerosano membeberkan, Kota Bekasi menjadi pilot projects dalam penerapan aplikasi Smart City Tata Kelola Persampahan. (sng)










