Scroll untuk baca artikel

Par-Pol

KPU Kota Tangerang Gelontorkan Rp4,8 Miliar untuk BOP KPPS di 5.175 TPS

×

KPU Kota Tangerang Gelontorkan Rp4,8 Miliar untuk BOP KPPS di 5.175 TPS

Sebarkan artikel ini

Suarapena.com, TANGERANG – Dalam rangka Pemilu 2024, KPU Kota Tangerang menyiapkan Biaya Operasional (BOP) untuk Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di 5.175 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di wilayahnya.

Qori Ayatullah, Ketua KPU Kota Tangerang, mengatakan bahwa BOP KPPS disalurkan secara bertahap dalam tiga hari, yaitu 8-10 Februari 2024.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

BOP KPPS ini mengacu pada surat Sekretaris Jenderal KPU Nomor 644/PP.08.1-SD/06/2024 tentang Penataan Logistik dan Kebutuhan Anggaran di TPS dalam Pemilu 2024.

Berita Terkait:  SKB Netralitas dalam Pemilu Diterbitkan, ASN Baca ya....

“Setiap KPPS di 5.175 TPS se-Kota Tangerang mendapatkan biaya operasional sejumlah Rp4.814.000. Penyaluran BOP KPPS ini didampingi oleh petugas kepolisian dari Polres Metro Tangerang Kota dan dilakukan di Kantor Sekretaris PPS/Kelurahan,” katanya.

Rincian BOP KPPS adalah sebagai berikut: Rp2 juta untuk anggaran pembuatan TPS, Rp500 ribu untuk kebutuhan sewa printer/scanner untuk penggandaan dokumen, Rp1 juta untuk kebutuhan operasional KPPS seperti alat tulis, storage, dan transport, dan Rp1.314.000 untuk kebutuhan konsumsi KPPS selama bertugas di TPS.

Berita Terkait:  AMD Laporkan Caleg Golkar ke Bawaslu Depok Atas Dugaan Money Politic

“Biaya operasional sewa printer/scanner untuk penggandaan dokumen dan konsumsi KPPS dikenakan pajak PPh 23, sehingga total bersih yang diterima adalah Rp4.777.000,” jelas Qori.

Jika ada kecurangan atau pungutan liar dalam proses penyaluran BOP KPPS, maka KPPS dapat melaporkannya melalui link https://bit.ly/LaporKPPSKPUKotang atau scan barcode yang ada di kantor Sekretaris PPS paling lambat 28 Februari 2024. (dsw/gud)

Ikuti update berita kami di Google News

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca