Suarapena.com, JAKARTA – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Mochammad Afifuddin, kembali mengupdate data terbaru mengenai angka partisipasi pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.
Dalam konferensi pers yang digelar di Kantor KPU RI, Jakarta, Jumat (13/12/2024), Afif mengungkapkan bahwa tingkat partisipasi nasional telah mencapai 71 persen, mengalami lonjakan signifikan dibandingkan angka sebelumnya yang tercatat 68 persen pada 4 Desember lalu.
“Semakin banyak data yang masuk, partisipasi kita yang sebelumnya sempat dipertanyakan, kini telah mencapai rata-rata 71 persen secara nasional,” ujar Afifuddin.
Lonjakan partisipasi ini, menurut Afifuddin, banyak dipengaruhi oleh tingginya partisipasi di wilayah Papua, yang sebelumnya terdata rendah.
Ia pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam kelancaran pelaksanaan Pilkada 2024, terutama para pemilih yang telah menunaikan hak suaranya dengan penuh tanggung jawab.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif masyarakat, serta apresiasi kepada seluruh penyelenggara yang telah bekerja keras memastikan proses pilkada berjalan dengan lancar, baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi,” tambahnya.
Afifuddin juga menyebutkan bahwa rekapitulasi suara di berbagai daerah telah selesai dengan baik, menandakan kelancaran tahapan Pilkada 2024.
Sebelumnya, pada rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPR RI pada 4 Desember, KPU mengungkapkan bahwa meskipun tantangan di lapangan, partisipasi pemilih sudah mencatatkan angka yang cukup luar biasa, yakni 68 persen.
“Rata-rata partisipasi 68 persen ini sudah luar biasa di tengah kondisi tahapan Pilkada yang seperti ini. Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang berperan aktif dalam meningkatkan partisipasi, terutama kepada para pemilih yang telah menunaikan hak pilihnya,” ujar Afif.
Sebagai perbandingan, angka partisipasi dalam Pemilu Presiden (Pilpres) dan Pemilu Legislatif 2024 terbilang sangat tinggi. Pada Pilpres, lebih dari 81 persen pemilih menggunakan hak pilih mereka, diikuti dengan 81,42 persen untuk Pemilu Anggota DPR RI dan 81,36 persen untuk Pemilu Anggota DPD RI.
Dengan perkembangan positif ini, KPU optimis partisipasi masyarakat dalam Pemilu dan Pilkada mendatang akan terus meningkat, menciptakan proses demokrasi yang lebih inklusif dan representatif. (r5/bo)










