Scroll untuk baca artikel

NewsSuara Jateng

Libur Lebaran, Tarif Masuk Karang Jahe Beach Naik, Pengunjung Tetap Membludak

×

Libur Lebaran, Tarif Masuk Karang Jahe Beach Naik, Pengunjung Tetap Membludak

Sebarkan artikel ini
Tiket naik saat libur Lebaran, Karang Jahe Beach tetap diserbu wisatawan.
Tiket naik saat libur Lebaran, Karang Jahe Beach tetap diserbu wisatawan.

Suarapena.com, REMBANG – Masa libur Lebaran 1447 Hijriah, jumlah wisatawan di Karang Jahe Beach (KJB), Desa Punjulharjo, Kecamatan Rembang Kota, mengalami lonjakan signifikan. Seiring peningkatan kunjungan tersebut, pengelola memberlakukan penyesuaian tarif tiket masuk.

Petugas operasional KJB, Abdul Rouf, mengatakan kebijakan kenaikan tarif merupakan langkah yang lazim diterapkan saat musim puncak kunjungan wisatawan, seperti periode libur Lebaran maupun Tahun Baru.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Penyesuaian ini bersifat situasional saat peak season, dan sudah sesuai dengan Peraturan Desa Nomor 4 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Wisata Pantai KJB,” kata Rouf, Rabu (25/3/2026).

Berita Terkait:  58 Ribu Wisatawan Kunjungi Ragunan Selama Libur Imlek

Ia menjelaskan, pada hari biasa tarif tiket masuk untuk kendaraan roda dua sebesar Rp 5.000, sedangkan mobil pribadi Rp 20.000. Namun, selama libur Lebaran, tarif tersebut naik menjadi Rp 8.000 untuk sepeda motor dan Rp 35.000 untuk kendaraan roda empat.

Menurut dia, tarif tersebut sudah mencakup seluruh penumpang dalam satu kendaraan.

Kendati terjadi kenaikan harga, minat masyarakat untuk berkunjung ke KJB tetap tinggi. Sejak awal pekan, kawasan pantai ini dipadati wisatawan yang memanfaatkan momen libur Lebaran.

Rouf menambahkan, kenaikan tarif diimbangi dengan peningkatan kualitas fasilitas dan layanan. Selama bulan Ramadan, pengelola menutup sementara objek wisata tersebut untuk melakukan pembenahan infrastruktur.

Berita Terkait:  Libur Waisak, Kepulauan Seribu Dipadati Wisatawan

“Fokus kami memberikan kenyamanan bagi pengunjung, sehingga tidak hanya sekadar tempat wisata, tetapi juga memberikan pengalaman yang baik,” ujarnya.

Salah satu pengunjung, Didik Pram, mengaku dapat memahami kebijakan tersebut. Ia menilai adanya peningkatan fasilitas, termasuk penambahan spot foto baru, menjadi nilai tambah bagi wisatawan.

“Setelah ditutup saat Ramadan, sekarang hasilnya terlihat lebih bagus. Ada spot selfie baru, jadi menurut saya kenaikan tarif masih sebanding,” kata Didik. (sp/pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca