Scroll untuk baca artikel

HeadlinePena Kita

Menuju Indonesia Maju

×

Menuju Indonesia Maju

Sebarkan artikel ini

Oleh: Ahmad Sahlul Mafakhir Kaffa el-Farazdaq
Santri Ponpes  Daarulfalahiyyah, Panggang, Tangerang, Banten

BARU saja aku mendengar pidato salah seorang politisi, bahwa 2045 akan menjadi masa keemasan negara Indonesia. Akan tetapi, saudara-saudara sekalian, mampukah Indonesia Emas terwujud bila kita masih riuh-ruam rentan mengakui, atau mempertahankan ideologi Pancasila? sebagai dasar negara kita?

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Mampukah Indonesia Emas tercapai? Bila militer Negara kita tidak atau belum kuat. Mampukah Indonesia Emas tercapai? Bila masyarakatnya itu sendiri tidak mencerminkan berkepribadian budaya dalam lelakon sehari-harinya. Sebab sejatinya, syarat hakiki menjadi negara maju adalah hanya karena tiga aspek:

Berita Terkait:  Tidak Akan Dipecat, Megawati Perlu Gibran di Kubu Prabowo

Pertama, mempertahankan ideologi dengan kuat apapun yang terjadi. Take a look, coba lihatlah pada negara China dengan ideologi komunis itu. Apapun yang terjadi dalam negaranya ia tidak pernah mengganti ideologinya, walaupun kita tahu sendiri China pernah ada konflik Partai Komunis vs Partai Kuomintang (sosialis).

Sehingga jalan penyelesaian mereka adalah terlahirlah dua negara berbeda. Yakni negara Taiwan menjadi sosialis dan China Komunis. Tetapi, saudara-saudara sekalian, walaupun jalan penyelesaian mereka sangat radikal. Mereka sadar dan paham  mereka tidak ingin terlalu berlarut larut dalam konflik internal, sehingga bisa menyebabkan negara mereka tidak maju karena konflik tersebut.

Berita Terkait:  Peran Islam Dalam Perubahan Sosial

Saudara-saudara sekalian, coba dan lihatlah pada negara Amerika yang walaupun kita semua juga tahu, amandemen negara Amerika sering kali berubah, salah satunya yang familiar adalah liberalisme-nya roosevelt tersebut, tetapi mereka tetep kekeh, kokoh mempertahankan ideologi kapitalismenya tersebut.

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca