Suarapena.com, JAKARTA – Meta AI resmi melampaui tonggak sejarah besar dengan menembus angka 1 miliar pengguna aktif bulanan di seluruh aplikasi Meta. Hal ini diungkap CEO Mark Zuckerberg dalam rapat pemegang saham tahunan perusahaan.
Menurutnya, angka ini melonjak dua kali lipat dibandingkan enam bulan lalu yang masih di kisaran 500 juta pengguna.
“Fokus kami tahun ini adalah menghadirkan pengalaman Meta AI yang lebih dalam dan personal, terutama melalui percakapan suara dan hiburan yang interaktif,” kata Zuckerberg, Selasa (3/6/2025).
Strategi Meta kini adalah memperkuat kemampuan asisten AI tersebut sebelum merancang model bisnis yang bisa mendukungnya. Namun, Zuckerberg tak menutup kemungkinan menghadirkan layanan berbayar atau fitur rekomendasi premium, yang memungkinkan pengguna mendapatkan akses komputasi lebih tinggi.
Jika rencana ini terealisasi, Meta AI bakal langsung bersaing ketat dengan aplikasi AI populer seperti ChatGPT dari OpenAI.
Pencapaian ini diumumkan hanya sebulan setelah Meta meluncurkan aplikasi Meta AI mandiri yang memungkinkan pengguna berinteraksi langsung dengan asisten AI, dengan pendekatan unik yang memanfaatkan data pengguna dari Facebook dan Instagram selama bertahun-tahun. Hal ini membuat respons Meta AI terasa jauh lebih personal dan relevan.
Saat ini fitur personalisasi baru tersedia bagi pengguna di Amerika Serikat dan Kanada, di mana pengguna bisa menambahkan informasi ekstra agar AI semakin memahami kebiasaan dan preferensi mereka.
Dengan Meta AI yang semakin canggih dan merambah lebih banyak pengguna, dunia asisten digital kian panas dan seru untuk disimak. (sp/at)










