Scroll untuk baca artikel
NewsPar-Pol

Pemkot Didesak Perbaiki Pengelolaan Sampah: Bantar Gebang Harus Dipulihkan, Bukan Dikorbankan!

×

Pemkot Didesak Perbaiki Pengelolaan Sampah: Bantar Gebang Harus Dipulihkan, Bukan Dikorbankan!

Sebarkan artikel ini
Pengelolaan sampah Bantar Gebang disorot Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary saat rapat paripurna, Kamis (30/10/2025).
Pengelolaan sampah Bantar Gebang disorot Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary saat rapat paripurna, Kamis (30/10/2025).

Suarapena.com, BEKASI – Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, menyoroti buruknya pengelolaan sampah di TPST Bantar Gebang. Ia menyebut, pengelolaan tempat pembuangan akhir tersebut kini mendapat “rapor merah” dari masyarakat dan penggiat lingkungan.

Dalam rapat paripurna, Kamis (30/10/2025), Latu mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima masukan dari aliansi masyarakat penggiat lingkungan yang menilai pengelolaan sampah di Bantar Gebang dan Sumur Batu belum maksimal.

Advertisement
Scroll untuk terus membaca

“Masukan dari masyarakat memberikan rapor merah terkait pengelolaan TPST Bantar Gebang dan Sumur Batu,” kata Latu.

Berita Terkait:  Komisi I DPRD Kota Bekasi Kecewa dengan Sekwan, Minta Pj Wali Kota Evaluasi Kinerjanya

Politisi PKS ini menegaskan, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, terlebih saat ini tengah berlangsung negosiasi ulang perjanjian kerja sama (PKS) antara Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Jakarta terkait pengelolaan sampah dan bantuan tahun 2026.

“Komisi II akan memastikan masukan masyarakat menjadi bahan pertimbangan dalam perjanjian kerja sama terbaru nanti,” ujarnya.

Berita Terkait:  Jelang Idul Adha, DPRD Bekasi Minta Pengawasan Ketat Hewan Kurban demi Keamanan Warga

Lebih lanjut, Latu menekankan pentingnya memperjuangkan keadilan ekologis bagi warga sekitar Bantar Gebang yang selama ini terdampak langsung oleh aktivitas pengelolaan sampah.

“Warga Bantar Gebang ikut menanggung beban dari pengelolaan sampah. Sudah saatnya keadilan lingkungan ditegakkan. Bantar Gebang harus dipulihkan, bukan terus dikorbankan,” tegasnya.

Ia berharap, Pemkot Bekasi bisa lebih serius memperbaiki sistem pengelolaan sampah agar tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga memperhatikan dampak sosial dan lingkungan bagi warga sekitar. (sp/pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca