Scroll untuk baca artikel
HeadlineParlemen dan Politik

Pengamat: Pesan Presiden dalam Kongres XX GMNI Perlu Dicermati

×

Pengamat: Pesan Presiden dalam Kongres XX GMNI Perlu Dicermati

Sebarkan artikel ini
kongres xx GMNI
Presiden Jokowi memberikan keterangan kepada pers usai membuka Kongres XX GMNI di Manado, Sulawesi Utara, Rabu (15/11) siang. (oto: BPMI

SUARAPENA.COM – Pengamat Politik dan Peneliti dari Indo Survey & Strategy, Herman Dirgantara menilai pesan presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menghadiri pembukaan Kongres XX GMNI perlu dicermati.

Menurutnya, banyak makna mendalam yang tersirat dalam pesan yang disampaikan di hadapan peserta kongres Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

“Ini menarik, lagi-lagi Presiden berkomunikasi dengan bahasa yang lugas dan pesannya kuat. Misalnya pengawalan terhadap kebinekaan dan Pancasila. Apalagi ini terhadap mahasiswa, yang dikenal kritis.” kata Herman, ketika dihubungi di Jakarta, Kamis (16/11/2017).

Berita Terkait:  Presiden Jokowi bersama Ibu Iriana Ucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri

Dia menilai, sudah sepantasnya Jokowi membangun komunikasi yang baik, tidak hanya pada akar rumput, tetapi juga di kalangan mahasiswa.

“Komunikasi seorang Presiden dengan mahasiswa tentu akan berbeda dibanding dengan ‘grassroot‘. Perlu pesan yang lebih konseptual, menggugah dan merefleksikan kesadaran politik. Saya kira, muatan pidato Presiden ini perlu kita cermati” kata Herman.

Berita Terkait:  Jokowi Siapkan Rp800 Miliar Perbaiki Jalan Rusak di Lampung, Dimulai Juni

Sebelumnya, Jokowi menghadiri pembukaan Kongres XX GMNI, Rabu (15/11/2017) di Graha Gubernuran, Manado, Sulawesi Utara. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi mengapresiasi komitmen GMNI untuk menegakkan nasionalisme dan Pancasila.

Dalam pidatonya, Jokowi menegaskan, bahwa nasionalisme jadi faktor pengikat ‎dirinya dengan GMNI.

“Nasionalisme, itulah yang mengikat saya dengan GMNI,” kata Jokowi di acara Kongres XX GMNI.

“Saya sampaikan Indonesia itu negara besar. Kita harus menyadarkan semua, negara kita ini negara besar,” kata Jokowi

Berita Terkait:  Pemda Diminta Pahami Potensi Bencana dan Siapkan Anggaran

“Indonesia memiliki 250 juta penduduk, 714 suku, dan 1100 bahasa daerah. Kita Memiliki keanekaragaman budaya adat istiadat bangsa Indonesia,” kata dia.

Jokowi juga menyinggung bagaimana dirinya berkomitmen membangun infrastruktur, dengan tujuan menyatukan negara Indonesia. (sng)