Suarapena.com, BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi resmi mengalihkan pengelolaan Pasar Baru Bekasi kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yakni PT Mitra Patriot. Pengalihan tersebut menjadi bagian dari upaya penataan kawasan pasar agar lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Pengelolaan Pasar Baru Bekasi kini berlandaskan Peraturan Wali Kota (Perwal) Bekasi Nomor 6 Tahun 2026. Sebelum kewenangan dialihkan, Pemkot Bekasi telah melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di badan dan bahu jalan di depan kawasan pasar.
Direktur Utama PT Mitra Patriot, David Rahardja, mengatakan regulasi tersebut telah melalui pembahasan bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat serta Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Langkah awal yang menjadi fokus utama kami adalah melakukan pembenahan menyeluruh. Kami ingin kawasan Pasar Baru Bekasi ini menjadi lebih tertata, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat maupun pengunjung,” kata David di Bekasi, Sabtu (25/7/2026).
Menurut David, salah satu prioritas dalam penataan adalah mengembalikan fungsi jalan yang selama ini digunakan sebagian PKL untuk berjualan. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu penyebab kemacetan di sekitar Pasar Baru Bekasi.
Sebagai solusi, PT Mitra Patriot berencana memfasilitasi para pedagang agar menempati lokasi resmi di dalam kawasan pasar sehingga aktivitas perdagangan tetap berlangsung tanpa mengganggu arus lalu lintas.
Selain melakukan penataan kawasan, PT Mitra Patriot memastikan pengelolaan Pasar Baru Bekasi akan dilakukan secara mandiri tanpa melibatkan pihak ketiga.
David mengatakan, masyarakat yang selama ini menggantungkan mata pencaharian di kawasan Pasar Baru Bekasi akan diprioritaskan untuk terlibat dalam pengelolaan pasar.
“Warga sekitar yang selama ini mencari nafkah di sini akan kami prioritaskan untuk terlibat langsung. Mereka akan diberdayakan dalam pengelolaan resmi pasar, mulai dari sektor perparkiran, keamanan, hingga kebersihan lingkungan pasar,” ujarnya.
Untuk mendukung operasional, PT Mitra Patriot saat ini juga tengah membentuk divisi khusus yang bertugas menangani pengelolaan harian serta pelaporan operasional pasar.
Meski demikian, David menegaskan proses penataan akan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan pendekatan persuasif melalui dialog bersama para pedagang dan seluruh pihak yang beraktivitas di kawasan Pasar Baru Bekasi.
“Kami ingin proses transisi ini berjalan baik dengan mengutamakan komunikasi dan kesepahaman, sehingga penataan dapat terlaksana tanpa mengabaikan kepentingan para pedagang maupun masyarakat,” kata David. (sp/pr)







