Suarapena.com, BEKASI – Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim, angkat suara terkait proses seleksi direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang kini tengah berlangsung. Ia menegaskan, posisi strategis di PT Mitra Patriot dan PT Sinergi Patriot Bekasi harus diisi oleh sosok yang profesional.
“Rekrutmen ini harus berjalan transparan dan akuntabel. Panitia seleksi harus bekerja sesuai aturan, tanpa tekanan dari pihak manapun. Kami butuh pemimpin yang cerdas dan berintegritas,” kata Arif, Kamis (19/6/2025).
Menurut Arif, PT Mitra Patriot merupakan perusahaan strategis dengan kontribusi besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Oleh sebab itu, kapasitas manajerial yang mumpuni sangat diperlukan.
“Direktur yang dipilih harus ahli bisnis dan mampu mengelola perusahaan dengan baik. Jangan sampai salah pilih, karena itu bisa berujung masalah keuangan yang merugikan daerah,” tambahnya.
Untuk memastikan proses berjalan bersih dan adil, Komisi III berjanji akan mengawal seleksi ini dengan ketat.
“Verifikasi sudah selesai dan hasilnya terbuka untuk publik. Kami mengajak masyarakat untuk ikut memantau agar tidak ada praktik nepotisme atau intervensi,” pungkasnya. (Ads)










