Scroll untuk baca artikel

Suara Jateng

Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Mahasiswa KKN Diminta Bantu Identifikasi Potensi UKM

×

Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Mahasiswa KKN Diminta Bantu Identifikasi Potensi UKM

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN diminta bantu identifikasi potensi UKM demi percepat pertumbuhan ekonomi masyarakat. (Foto/Ilustrasi)
Mahasiswa KKN diminta bantu identifikasi potensi UKM demi percepat pertumbuhan ekonomi masyarakat. (Foto/Ilustrasi)

Suarapena.com, SUKOHARJO – Mahasiswa yang tengah melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) mendapat mandat dari Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen atau yang akrab disapa Gus Yasin.

Ia mendorong agar para mahasiswa yang tengah melakukan KKN dapat mengidentifikasi potensi UKM di daerah objek KKN mereka.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Menurutnya, dengan melakukan hal seperti itu akan menjadi lebih afdol. Terlebih, eksesnya juga dapat dirasakan langsung oleh pemerintah dalam membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Saya berharap, yang saat ini jadi program kerja KKN, selain memberikan pendidikan di madrasah, di tempat-tempat sekolah, maupun kursus-kursus, belajar-belajar bersama kelompok, juga harus ditingkatkan saat ini, karena pertumbuhan ekonomi saat ini dibutuhkan, khususnya di sektor UMKM,” kata Gus Yasin dalam keterangan tertulis, Jumat (23/6/2023).

Berita Terkait:  Sepanjang 2022 Pemprov Jateng Terbitkan 28.511 Izin

Selain mengidentifikasi produk yang potensial dikembangkan oleh warga, para mahasiswa KKN juga dapat membantu memperbaiki desain packaging, membantu pemasaran, dan mengidentifikasi produk-produk yang belum berizin ataupun berlabel halal, kemudian menyampaikannya kepada pemerintah setempat.

“Ada berapa sih UMKM yang ada di daerah KKN-nya, sudah layak nggak packaging-nya, sudah mendapatkan izin PIRT-nya nggak, sudah mendapat sertifikat halalnya nggak. Nah, kalau itu ditemukan belum mendapatkan semua, bisa dikoordinasikan dengan Pak Camat, atau bisa langsung dilayangkan (surat) ke pemdanya, baik itu lewat Disperindag maupun Dinkop UKM. Ini supaya masyarakat lebih semangat untuk pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang usaha,” paparnya.

Berita Terkait:  Upaya Gaet Wisatawan Mancanegara, Wisata Ramah Muslim Ditingkatkan

Terakhir, Gus Yasin menceritakan bahwa hal tersebut sudah pernah terjadi di Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Semarang. Menurutnya, jika ini bisa dilakukan oleh seluruh mahasiswa yang tengah melakukan KKN, maka akan sangat membantu pengembangan ekonomi masyarakat lebih cepat dan luas.

“Waktu itu sebelum dibantu, pelaku UKM hanya memasarkan produk secara konvensional, dengan menyetor ke pasar. Tapi saat ini, pelaku UKM sudah bisa berjualan secara online, dilengkapi izin dan kemasan yang bagus, sehingga pembelinya semakin banyak. Tentu ini kan sangat baik, ya,” katanya. (Sp/Pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca