Scroll untuk baca artikel

Suara Jabar

Permasalahan Genangan Air Di Jalan Lurah Namat Karna Tak Ada Terusan Saluran Drainasenya

×

Permasalahan Genangan Air Di Jalan Lurah Namat Karna Tak Ada Terusan Saluran Drainasenya

Sebarkan artikel ini

Suarapena.com, BEKASI — Ramainya aksi pemuda kranggan kecamatan jatisampurna pada Minggu malam (29/9) menanam beberapa pohon pisang di jalan lurah namat lantaran kecewa saluran drainasenya akibatkan genangan air yang cukup tinggi dan licin.

Kondisi genangan air di Jalan tersebut sudah terjadi sejak beberapa tahun silam belum juga ada perbaikan dari dinas terkait. Karna setiap hari air menggenanginya sehingga jalan tersebut berlumut dan licin, dan sudah beberapa kendaraan roda dua tergelincir.

Advertisement
Scroll untuk terus membaca

“Sudah beberapa kali kendaraan motor tergelincir saat melintasi jalan yang tergenang air itu. Oleh karena itu kita tanam pohon pisang untuk juga membatasi agar kendaraan yang melintas tak melewati titik yang licin berlumut di Jalan itu,” ungkap ketua Karang Taruna Kelurahan Jatirangga, Indra, pada Minggu (29/9/2024).

Berita Terkait:  Sejak 2021 MAJ Apartement Belum Juga Realisasi Tuntutan Warga RW18 Jatisampurna

Genangan selalu terjadi tiap hari walau keadaan cuaca sedang cerah. “Kondisi genangan air di Jalan itu lantaran posisinya berada dititik bawah mulai dari arah alternatif cibubur maupun sebaliknya,” ujar Indra.

Terpisah, Lurah Jati rangga, Ahmad Apandi, mengatakan genangan air yang terjadi di jalan lurah Namat itu disebabkan karna tak ada saluran terusan penghubungnya, Senin (30/9/2024).

“Itu terjadi karna tak ada saluran yang terhubung dari titik genangan air dengan saluran yang lain dan juga dari kedua arah mengarah ke titik tersebut. Saluran yang di seberang pun tak ada terusan ke hilir al hasil air di saluran seberang pun meluap hingga ke jalan, ” imbuhnya.

Berita Terkait:  Gerakan Warga Jaga Warga, Warga Jaga Kota Tak Cuma di Bandung, di Bekasi Juga

Ada pun upaya – upaya yang sudah dilakukan, kata Ahmad Apandi, yang pertama melakukan pemutusan. “Alhamdulillah semalam juga damkar sudah melakukan penyedotan, itu untuk jangka pendek,” ungkapnya.

“Untuk jangka panjang sudah kita usulkan ke dinas, mudah – mudahan bisa ditindak lanjuti dengan cepat. Dengan adanya berita ini mungkin bisa menjadi dorongan bagi dinas terkait dan kami berharap pembangunan nanti bisa menyelesaikan permasalahan, tidak hanya memindahkan permasalahan dari satu titik ke titik yang lain,” pungkasnya.

Dirinya, Lurah Jati rangga berharap kepada masyarakat agar bisa bersabar, mudah – mudahan ini bisa ditindaklanjuti oleh dinas secepatnya.

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca