Scroll untuk baca artikel

Par-Pol

Pilkada Jangan Panik, Tunggu Jenjang Rekapitulasi Suara dari KPU Kota Bekasi

×

Pilkada Jangan Panik, Tunggu Jenjang Rekapitulasi Suara dari KPU Kota Bekasi

Sebarkan artikel ini
Konferensi pers KPU Kota Bekasi terkait perkembangan rekapitulasi suara Pilkada Kota Bekasi 2024, Sabtu (30/11/2024).
Konferensi pers KPU Kota Bekasi terkait perkembangan rekapitulasi suara Pilkada Kota Bekasi 2024, Sabtu (30/11/2024).

Suarapena.com, BEKASI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi masih menunggu hasil rekapitulasi suara dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk mengetahui tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada 2024. Hingga saat ini, data terkait tingkat partisipasi pemilih belum bisa diumumkan.

Ketua KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa mengatakan proses penghitungan suara masih dilakukan secara berjenjang. Hal itu membutuhkan waktu untuk memastikan keakuratan data.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

”Kami sampaikan, sampai hari ini pasca tiga hari pelaksanaan pemerintahan suara, KPU Kota Bekasi belum bisa merilis berapa angka partisipasi masyarakat di Kota Bekasi karena memang kami belum melakukan rekapitulasi manual berjenjang dan bertahap dari PPK sampai tingkat kota,” kata Ali, Sabtu (30/11/2024).

Berita Terkait:  Bekasi Bersuara, Deklarasikan Dukungan untuk Kota Bekasi Lebih Baik, Maju dan Bermartabat

Ali menyatakan, berdasarkan tahap pemantauan yang dilakukan oleh pihaknya, jumlah partisipasi pemilih di tiap TPS berbeda-beda. Sehingga, perlu dilakukan penghitungan secara berkala.

”Karena berdasarkan pemantauan kami, partisipasi di setiap KPS bervariatif, ada yang rendah, ada yang sedang, ada yang tinggi. Tapi kami belum bisa simpulkan angka partisipasi pada tingkat kota,” jelas Ali.

Berita Terkait:  Bawaslu Ungkap 195 Kasus Dugaan Pelanggaran Netralitas Kepala Desa dalam Pilkada 2024

Dikatakan sebelumnya, Pj Wali Kota Bekasi Gani Muhammad menyebut bahwa tingkat partisipasi pemilih di Pilkada Kota Bekasi 2024 hanya berkisar 54 persen. Hal itu berbanding jauh dari jumlah warga yang datang mencoblos saat momen Pemilihan Presiden (Pilpres) beberapa bulan lalu.

“Kami lihat kenyataannya kemarin partisipasinya (Pilkada) kurang memuaskan, Pilpres kemarin (2024) mungkin 81 persen, Tetapi di Pilkada ini kami lihat sama-sama kurang lebih 54 persen,” jelas Gani. (sng)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca