Suarapena.com, ACEH – PT PLN (Persero) berhasil memulihkan jaringan transmisi bertegangan 150 kilovolt (kV) Pangkalan Brandan–Langsa pada Rabu (17/12/2025) pukul 13.30 WIB. Pemulihan ini membuat sistem kelistrikan Aceh yang sempat terisolasi kembali terhubung dengan backbone sistem kelistrikan besar di Sumatra.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan, jaringan transmisi Pangkalan Brandan–Langsa merupakan tulang punggung interkoneksi Sumatra–Aceh.
“Tersambungnya kembali jalur ini menjadi titik penting dalam pemulihan kelistrikan Aceh. Pemulihan interkoneksi membuka jalan bagi tahapan lanjutan pemulihan sistem secara menyeluruh,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada suarapena.com, Selasa (23/12/2025).
Pemulihan dilakukan dengan pembangunan tower darurat pada beberapa titik transmisi yang terdampak banjir dan longsor. Pekerjaan ini menghadapi tantangan berat, seperti akses lokasi yang terbatas, kontur medan yang labil, serta curah hujan tinggi yang menimbulkan genangan air dan lumpur ekstrem.
Setelah transmisi tersambung kembali, PLN memasuki tahap pengoperasian kembali pembangkit listrik, termasuk PLTU Nagan Raya. Proses ini membutuhkan waktu sekitar 48 jam untuk pemanasan, sinkronisasi, dan pengujian kinerja, sebelum sistem dapat menyalurkan listrik secara optimal dan aman.
“Pemulihan kelistrikan dilakukan secara bertahap. Setelah interkoneksi aman, pembangkit dioperasikan agar pasokan listrik benar-benar optimal dan mampu menopang sistem secara andal,” kata Darmawan.
Pasokan listrik akan disalurkan secara bertahap melalui 20 gardu induk, 558 penyulang, dan 15.717 gardu distribusi di seluruh Aceh. Lebih dari 1.600 petugas PLN tetap siaga untuk memastikan seluruh proses pemulihan berjalan lancar.
Darmawan juga menyoroti semangat masyarakat Aceh pascabencana yang menjadi inspirasi para petugas PLN. “Pemulihan listrik bukan hanya soal pasokan listrik, tetapi juga simbol perjuangan rakyat Aceh,” ujarnya.
Meskipun sebagian wilayah Aceh masih terdampak genangan air dan lumpur, PLN menekankan pemulihan dilakukan dengan hati-hati demi keselamatan masyarakat.
Darmawan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami warga dan memohon dukungan agar pemulihan kelistrikan dapat selesai dengan cepat dan aman. (sp/pr)










