Scroll untuk baca artikel

HeadlinePemerintahan

Pramono Anung: Belum Ada Agenda Bicara Freeport

×

Pramono Anung: Belum Ada Agenda Bicara Freeport

Sebarkan artikel ini

SUARAPENA.com – Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menilai, rencana kunjungan Wakil Presiden (Wapres) Amerika Serikat (AS) Mike Pence ke Indonesia, pada April mendatang menunjukkan bahwa stabilitas politik Indonesia diakui dunia. Meski demikian, dia mengaku belum ada pembahasan masalah PT Freeport Indonesia dalam agenda tersebut.

“Ya bahwa nanti mungkin ada pembahasan itu, saya tidak tahu karena memang materinya belum diajukan,” ujarnya kepada sejumlah awak media usai Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/3/2017).

Advertisement
Scroll untuk terus membaca

Menurutnya, agenda tersebut adalah kunjungan kepala negara sebagai wakil presiden yang baru, ada beberapa hal yang akan menjadi pembahasan terutama sebelum pertemuan G20 di Jerman.

Berita Terkait:  Anggaran Rp 100 Miliar Disiapkan Bukan Hanya Bongkar Tiang Monorel, tapi....

Soal Freeport sendiri, jelasnya, yang ditugaskan adalah Menteri Perdagangan dan juga Menteri Sekretaris Negara untuk membahas dengan DPR.  Ia menyebutkan, posisinya sudah diputuskan.

“Posisinya apa saya tahu tapi biar saja,” ujar Pramono seraya menambahkan, tidak ada surprise terkait kasus yang menyangkut PT Freeport Indonesia itu.

Berita Terkait:  Bank Jakarta Luncurkan Kartu Debit Visa Perluas Akses Transaksi Global

Dia menambahkan, diakuinya stabilitas politik Indonesia juga terlihat dari kunjungan Raja Salman dari Arab Saudi, pelaksanaan KTT IORA, dan ada state visit dari Presiden Afrika Selatan dan Srilanka. Selain itu, sebentar lagi juga ada jadwal kunjungan Presiden Perancis, Francois Hollande.

“Ini menunjukkan bahwa Indoensia sekarang ini dalam konteks global memang menjadi tumpuan dan juga harapan bagi berbagai perkembangan dunia yang begitu pesat saat ini,” kata Pramono. (sng/fid/jay/es)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca