Suarapena.com, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggratiskan seluruh transportasi publik yang dikelola pemerintah daerah selama dua hari pada momentum lebaran Idulfitri.
Kebijakan tersebut berlaku pada hari H dan H+1 Lebaran dan mencakup sejumlah moda transportasi, di antaranya MRT Jakarta, LRT Jakarta, TransJakarta, TransJabodetabek, layanan JakLingko, serta Mikrotrans.
“Untuk menyambut Idulfitri ini selama dua hari semua transportasi yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta digratiskan,” ujar Pramono saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama tokoh masyarakat dan warga Jakarta Barat di Gedung Olahraga Cengkareng Barat, Senin (16/3/2026).
Meski digratiskan, penumpang tetap diwajibkan melakukan tap kartu uang elektronik dengan tarif Rp 1. Ketentuan tersebut diterapkan sebagai bagian dari mekanisme pencatatan perjalanan dalam sistem transportasi publik.
Selain transportasi publik, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan akses gratis ke sejumlah destinasi wisata bagi pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP). Beberapa lokasi yang dapat dikunjungi secara gratis antara lain Taman Impian Jaya Ancol, Kebun Binatang Ragunan, dan Monumen Nasional.
Pramono mengatakan kebijakan tersebut bertujuan memberikan ruang rekreasi yang terjangkau bagi masyarakat selama libur Lebaran.
Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta juga mengusung konsep “Mudik ke Jakarta” pada Idulfitri tahun ini. Program tersebut ditujukan bagi masyarakat yang tidak pulang ke kampung halaman agar tetap dapat menikmati suasana Lebaran di ibu kota.
Sebagai bagian dari program tersebut, Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan pusat perbelanjaan dan sektor perhotelan untuk menghadirkan festival diskon hingga 70 persen guna mendorong aktivitas ekonomi selama periode libur Lebaran.
“Pemprov DKI Jakarta sudah membebaskan sebagian pajak pusat perbelanjaan dan perhotelan. Nantinya kita akan menggelar pesta diskon hingga 70 persen,” kata Pramono.
Sementara itu, program mudik gratis bagi warga Jakarta tetap diselenggarakan pada tahun ini. Pemprov DKI mencatat lebih dari 30.000 warga akan mengikuti program tersebut dengan menggunakan lebih dari 750 bus.
Selain itu, pemerintah daerah juga berencana menggelar Car Free Night pada malam takbiran serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk melaksanakan pawai obor sebagai bagian dari tradisi menyambut Idulfitri.
Menurut Pramono, berbagai kebijakan tersebut diharapkan dapat menghadirkan suasana Lebaran yang meriah sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat.
“Kami berharap Idulfitri ini memberikan kesan yang mendalam bagi siapa pun yang merayakannya,” ujarnya. (sp/pr)










