Suarapena.com, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menanggapi aksi pengeroyokan yang menimpa seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) oleh kawanan begal di Jalan Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat.
Pramono mengaku baru menerima informasi mengenai peristiwa tersebut. Meski demikian, ia meminta jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memberikan bantuan kepada korban serta memastikan laporan kasus ini ditindaklanjuti aparat penegak hukum.
“Kalau memang betul ada petugas Damkar yang dikeroyok oleh begal dan preman di Gambir, saya minta Satpol PP memberikan dukungan bantuan dan melaporkan kepada aparat penegak hukum,” kata Pramono, Kamis (9/4/2026).
Gubernur menegaskan, aksi kriminalitas seperti ini tidak dapat ditoleransi dan tidak boleh terulang di Jakarta. Menurutnya, ibu kota harus tetap menjadi kota yang aman bagi seluruh warga.
“Yang seperti ini tidak boleh terjadi karena ini main hakim sendiri. Negara kita adalah negara hukum,” ujar Pramono.
Adapun korban pengeroyokan mengalami luka-luka dan kehilangan motor serta ponsel. Pihak kepolisian tengah menyelidiki kasus ini untuk menangkap para pelaku. (sp/bj)










