SUARAPENA.COM – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil berjanji segera untuk mendorong Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB) Kabupaten Bogor Timur ke tingkat Nasional. Hal itu diungkapkannya dalam Rapat Paripurna tentang Persetujuan bersama Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru bersama DPRD Jawa Barat di Gedung Sate, Bandung, Jumat (16/4/2021).
Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Kang Emil ini mengatakan, kebijakan penataan daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat tertuang dalam misi 3 RPJMD, mempercepat pertumbuhan dan pemerataan pembangunan berbasis lingkungan, tata ruang berkelanjutan dengan peningkatan konektifitas wilayah dengan tujuan untuk pemerataan pembangunan.
“Dalam periode 2018 – 2023 ditargetkan 6 usulan pembentukan calon daerah persiapan otonom baru yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat, masing-masing 1 untuk tahun 2020 dan 2021, dan tahun 2022 – 2023 masing-masing 2 usulan,” tutur Emil dalam sambutannya.
Lebih lanjut politisi yang diusung Partai Koalisi Indonesia Baru ini menjelaskan di tahun 2021 telah dilakukan persetujuan bersama untuk usulan 2 Calon Daerah Persiapan Otonom Baru, yakni Kabupaten Bogor Timur dan Indramayu Barat.
“Hari ini kami disaksikan oleh pak Ono Suryono perwakilan DPR RI, mudah-mudahan bisa disampaikan dan diperjuangkan di DPR nanti. Atas usulan pemerintah daerah juga, yaitu Kabupaten Bogor dan Kabupaten Indramayu, persyaratan dasar kewilayahan dan administrasi telah dilengkapi melalui surat Gubernur tanggal 22 Januari 2021, diusulkan kepada DPRD Provinsi Jawa Barat guna dilakukan pembahasan persetujuan bersama Gubernur – DPRD dan pemenuhan persyaratan administrasi di level Provinsi,” tukasnya.
Sementara itu, Bupati Bogor, Ade Yasin yang juga menghadiri rapat Paripurna persetujuan bersama ini menegaskan, pemekaran Kabupaten Bogor Timur sangat layak dan urgent untuk segera dilakukan.
“Mengingat jumlah penduduk Kabupaten Bogor sudah overload dan sangat padat,” ucap Ade kepada wartawan usai mengikuti Rapat Persetujuan Bersama CDPOB.
Bupati Bogor juga menegaskan, pihaknya telah memfasilitasi kaitan dengan infrastruktur dalam rangka mendorong percepatan pemekaran Kabupaten Bogor Timur.
“Kita sedang perjuangkan percepatan pembangunan jalur puncak 2. Mudah-mudahan temen-temen bisa mendorong dari berbagai penjuru, karena jalur puncak 2 ini dapat mempermudah aksesibilitas, karena tidak hanya menghubungkan Bogor dengan Bogor Timur dan Cianjur, tapi itu juga bisa mempermudah aksebilitas ke Karawang, orang Bekasi juga bisa lewat situ,”
“ Jalur Puncak 2 ini istimewa karena dapat menghubungkan tiga provinsi yakni Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta,” jelas politisi PPP ini. (Dad)










