Scroll untuk baca artikel

NewsPar-Pol

Sikap Politik PDIP Soal Pilkada Dipilih Lewat DPRD Diumumkan Usai Rakernas

×

Sikap Politik PDIP Soal Pilkada Dipilih Lewat DPRD Diumumkan Usai Rakernas

Sebarkan artikel ini
PDI Perjuangan (PDIP) angkat suara soal wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) dipilih melalui DPRD. Menurut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sikap politik partai akan disampaikan dan diumumkan usai gelaran Rakernas selesai.
PDI Perjuangan (PDIP) angkat suara soal wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) dipilih melalui DPRD. Menurut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sikap politik partai akan disampaikan dan diumumkan usai gelaran Rakernas selesai.

Suarapena.com, JAKARTA – PDI Perjuangan (PDIP) belum menentukan sikap terkait wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD. Sikap resmi partai akan diputuskan setelah seluruh rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-1 PDIP tahun 2026 rampung dilaksanakan.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, keputusan tersebut akan merujuk pada rekomendasi Rakernas yang disusun berdasarkan masukan dari seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD).

Advertisement
Scroll untuk terus membaca

“Sikap politiknya akan dibacakan pada penutupan Rakernas. Kami mendengarkan seluruh usulan dari DPD, termasuk pertimbangan filosofis, ideologis, dan manajemen penyelenggaraan pemilu. Jadi sampai saat ini belum diputuskan,” ujar Hasto di sela Rakernas PDIP di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (10/1/2026).

Berita Terkait:  Rocky Gerung Ungkap Isi Pidato Megawati di Rakernas PDIP, Singgung Venezuela hingga Lingkungan

Hasto menegaskan, PDIP sebagai partai yang menjunjung nilai-nilai demokrasi memilih untuk terlebih dahulu menyerap pandangan kader di daerah sebelum mengambil keputusan strategis.

“Karena kita adalah Partai Demokrasi Indonesia, seluruh pencermatan dan masukan dari peserta Rakernas akan menjadi bahan pengambilan keputusan dalam rekomendasi Rakernas,” katanya.

Dalam Rakernas tersebut, PDIP juga menayangkan rekam jejak dan biografi politik Presiden pertama RI Soekarno serta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Tayangan itu menekankan komitmen keduanya terhadap prinsip kedaulatan rakyat.

Berita Terkait:  Kenapa Demokrat Tiba-tiba Balik Badan Ikut Barisan Prabowo soal Pilkada Dipilih DPRD

Hasto menyebutkan, dalam biografi tersebut turut disorot peran Megawati Soekarnoputri sebagai Presiden kelima RI yang menyelenggarakan pemilihan presiden secara langsung untuk pertama kalinya.

“Ketua Umum menegaskan bahwa prinsip kedaulatan rakyat sebagai spirit reformasi harus terus dijaga. Pemimpin yang dipilih langsung oleh rakyat akan memiliki legitimasi yang kuat sekaligus tanggung jawab untuk menjalankan program sesuai aspirasi rakyat,” ujar Hasto. (sp/pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca