Suarapena.com, BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Majelis Dzikir Kota Bekasi (MDKS) akan menggelar dzikir akbar dan doa bersama untuk menyambut pergantian tahun 2026. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu (31/12/2025) malam di halaman Kantor Pemerintahan Kota Bekasi dan terbuka untuk masyarakat umum.
Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, menyambut positif rencana tersebut. Menurut dia, mengisi malam pergantian tahun dengan dzikir dan doa bersama merupakan langkah yang tepat, terutama sebagai bentuk empati terhadap masyarakat di sejumlah daerah yang tengah dilanda bencana alam.
“Beberapa daerah di Indonesia, seperti Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, saat ini sedang mengalami bencana. Jadi pergantian tahun baru 2026 diisi dengan dzikir dan doa bersama sudah tepat, sebagai bentuk empati kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” kata Sardi, Minggu (28/12/2025).
Sardi menilai, pergantian tahun seharusnya dimaknai sebagai momentum refleksi atas perjalanan selama satu tahun, sekaligus penguatan kepedulian sosial. Ia pun meminta Pemkot Bekasi mempersiapkan kegiatan tersebut secara matang agar dapat berjalan dengan tertib dan khidmat.
“Pemkot harus mempersiapkan kegiatan ini dengan baik, karena pergantian tahun juga menjadi momentum refleksi atas perjalanan selama satu tahun ke belakang,” ujarnya.
Ia berharap, melalui doa bersama tersebut, Kota Bekasi ke depan dapat menjadi kota yang semakin aman, nyaman, dan sejahtera bagi seluruh warganya.
Sebelumnya, DPRD Kota Bekasi juga menggalang bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir bandang dan longsor di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya di Sumatera dan Aceh. Dari penggalangan tersebut, terkumpul dana sebesar Rp 45 juta yang berasal dari sumbangan anggota DPRD dan sejumlah komunitas.
Bantuan itu kemudian disalurkan langsung oleh pimpinan dan anggota DPRD Kota Bekasi ke lokasi bencana. Rombongan pertama yang dipimpin Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, berangkat ke Sumatera Barat pada Senin (8/12/2025). Sementara rombongan kedua yang dipimpin Arif Rahman Hakim menyusul ke Aceh pada Selasa (9/12/2025).
Adapun bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok serta perlengkapan ibadah yang disesuaikan dengan kebutuhan warga di wilayah terdampak bencana. (sp/pr)










